Cuaca Bekasi Mendadak Dingin dan Berkabut, Ini Penjelasan BMKG

Eramuslim.con - Beberapa waktu lalu, warga Bekasi dan sekitarnya dihebohkan dengan cuaca dingin dan kabut tebal yang jarang terjadi. Fenomena ini bahkan viral di media sosial. Menanggapi hal ini, BMKG memberikan penjelasan.
Menurut Soenardi, prakirawan cuaca BMKG, cuaca dingin dan kabut tersebut dipicu oleh hujan deras yang berlangsung seharian penuh. “Kalau hujan terus-menerus dari pagi sampai malam, memang wajar kalau muncul kabut seperti itu,” jelasnya, Kamis (3/7/2025), dikutip dari Beritasatu.com.
Suhu udara di Bekasi sempat turun drastis hingga 23,9 derajat Celsius pada 28–29 Juni 2025. Suhu serendah ini biasanya terjadi di daerah pegunungan, namun juga bisa dirasakan di dataran rendah seperti Bekasi jika hujan tak henti-henti.
Soenardi menjelaskan, kabut muncul karena langit tertutup awan sepanjang hari, sehingga sinar matahari tidak bisa menghangatkan permukaan bumi. Akibatnya, udara jadi lembap dan dingin, menciptakan kabut.
“Selama sinar matahari terhalang awan dan hujan terus turun, suhu turun dan kelembapan naik, makanya kabut muncul,” tambahnya.
Meskipun saat ini sudah memasuki musim kemarau, Soenardi memprediksi cuaca seperti ini masih bisa terjadi hingga pertengahan Juli. Setelah itu, cuaca diperkirakan mulai membaik dengan langit yang lebih cerah dan berawan menjelang akhir Juli atau awal Agustus.
Sumber: Berita Satu