eramuslim

Dedi Mulyadi: Vasektomi, Salah Satu Syarat Penerima Bansos

Eramuslim - Dedi Mulyadi memang ada-ada saja 'gebrakannya'. Salah satunya adalah usulan untuk mewajibkan vasektomi yaitu alat kontrasepsi permanen untuk pria, sebagai salah satu syarat bagi masyarakat miskin untuk menrima bantuan sosial.

Wacana kontroversial tanpa kajian mendalam ini kembali dilontarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyani dalam rapat koordinasi yang digelar di Gedung Balai Kota Depok, (29/4) lalu.

Dalam bahasa Dedi, hal ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan yang selama ini kerap berkaitan dengan tingginya jumlah anak dalam keluarga. “Karena hari ini kan yang cenderung anaknya banyak tuh cenderung miskin,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dedi juga menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan insentif sebesar Rp 500 ribu kepada pria yang bersedia menjalani vasektomi.

"Kemarin di Bandung sudah, nanti tiap Rabu ada kegiatan vasektomi dan yang divasektomi dikasih insentif Rp 500 ribu oleh gubernur," ucapnya.

Ia menuturkan, selama ini dirinya sering dimintai bantuan untuk membiayai proses persalinan yang tidak sedikit.

“Lahiran itu enggak tanggung-tanggung loh, 25 juta, 15 juta karena rata-rata caesar, dan itu rata-rata anak keempat, anak kelima,” ungkapnya.

Bagi Dedi, menjadi orang tua tidak hanya soal menikah dan punya anak, tetapi juga menyangkut kesiapan finansial dan tanggung jawab dalam membesarkan anak.

Banyak yang menentang wacana yang dilontarkan Dedi Mulyadi ini, baik dari kalangan agamawan, sosiolog, maupun kesehatan. [kl]