Denny Siregar Sebut Kadrun Dalam Agama Islam Pemarah dan Pamer Ibadah, Helmi Felis: Ini Penodaan Agama

eramuslim.com - Pegiat media sosial Helmi Felis komentari pernyataan Denny Siregar menyebut bahwa ada ciri-ciri utama kadrun dalam agama Islam.
Deny Siregar membuat tweet mengenai ciri utama kadrun dalam agama Islam merupakan mereka pemarah dan gemar pamer ibadah.
Pernyataan Denny Siregar direspon oleh Helmi Felis melalui akun twitter pribadinya.
Helmi mengatakan, pernyataan Denny Siregar merupakan penodaan agama. bahwa sesungguhnya tidak ada kadrun dalam rukum islam.
"Ini penodaan Agama, Tidak ada ciri Kadrun dalam rukum Islam atau dalam Rukun apapun dalam ajaran Islam," ucap Helmi dikutip dari twitter @Helmi_Felis pada Senin,18 April 2022.
"Jelas-jelas ini masuk dalam kategori penodaan Agama...!!!,"sambungnya.
Dalam beberapa jam kemudian Helmi Felis melakukan twett kembali yang mengarah kepada Denny Siregar.
Ia mengatakan, Denny Siregar dengan sengaja menodai agama dengan masukan unsur diluar agama seolah itu bagian dari ajaran agama.
Helmi meneruskan, Jika dibiarkan banyak yang menodai agama dan semakin menghancurkan Indonesia.
"Denny Siregar bisa seenaknya nodai agama dengan masukan unsur-unsur diluar agama seolah itu bagian dari ajaran agama. Dia bisa melakukanya," tuturnya.
"Nemo Prudens Punit quia peccatum est,sed ne prectur, Jika dibiarkan, keliaran menodai agama akan semakin menghancurkan Indonesia," sambungnya.
Sebelumnya, Pegiat media sosial Denny Siregar menyebut bahwa ada ciri-ciri utama kadrun dalam agama Islam. Di antaranya adalah mereka yang pemarah dan gemar pamer ibadah. Setidaknya ada 7 ciri kadrun menurut Denny Siregar.
"Ciri utama kadrun dalam agama Islam..
1. Pemarah/ sumbu pendek
2. Pembohong/munafik
3. Pamer ibadah
4. Bodoh dan jahil
5. Barbar
6. Tidak menerima perbedaan
7. Merasa dirinya dari arab, meski tytydnya kecil," demikian tulis Denny Siregar
Adapun kadurn merupakan singkatan dari kadal gurun. Istilah itu dipakai untuk melabeli kelompok Islam atau non Islam yang anti pemerintahan. Kadrun juga kerap dicap kelompok radikal, ekstrimisme dan sebagainya.
Namun menurut Denny Siregar, istilah kadrun bukan polarisasi di masyarakat.
"Istilah kadrun itu bukan bagian dari polarisasi. Itu seperti membuang kotoran dibalik agama yang suci. Kita sih pengen manggilnya taek, tapi kan terlalu kasar," kata Denny Siregar. [FIN]