Di Tengah Efisiensi, Prabowo Hibahkan 6 Juta Dollar AS ke Fiji
Eramuslim - Presiden Indonesia Prabowo Subianto memberikan hibah sebesar 6 juta dolar AS atau sekitar Rp 101,2 miliar pada kurs saat ini kepada Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka, Kamis (24/4).
Dana hibah yang diberikan ini sebagai bentuk konkret terhadap dukungan pengembangan sektor pertanian untuk negara Fiji.
Penyerahan hibah ini diumumkan dalam pernyataan pers bersama Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 24 April 2025.
Fiji tentu saja senang dengan hibah itu. “Kami sangat menghargai hibah USD 6 juta yang cukup besar bagi Fiji sebagai hibah. Kami tidak perlu terbebani pikiran adanya utang,” ucap Rabuka.
Berita ini kontan menuai tanggapan dari warganet.
"Anak buah dan PNS-nya disuruh puasa, eh dia malah hambur2in duit untuk bulak balik keluar negeri, jemput asistennya paket pesawat negara, ngirim orang yg ga jelas status ma kedudukannya di pemerintahan ke luar negeri, ngasih hibah ke negara lain. Kayaknya gak smp 2030 bkl bubar," tulis @taufiksdj di platform X.
"Udah capek benar ngelihat kelakuan "Presiden" shift pagi ini. Negara benar2 jadi ajang gegayaan aja, pelampiasan egonya saja, persetan dengan jeritan rakyat. Kapanlah pesta oligarki mrk ini berakhir, benar2 muak ngelihat kelakuan presiden shift pagi dan malam Indonesia," tulis @christyajalah.
"kayanya bapak presiden kita ini lagi enjoy dengan statusnya sebagai Presiden. Mau dilihat apa ya pak? negara kita lagi susah lho ni, mau dilirik negara lain? yg bukan setanah air? "rumah" kita ni lagi bocor lho pak, kok ya bantu rumah orang lain dulu?" cuit @stevenpuyani.
Dan banyak netizen lainnya yang rata-rata menyayangkan langkah mercusuar Prabowo ini di tengah 'rumah sendiri' yang tengah melakukan pengetatan anggaran alias efisensi. [dy]