eramuslim

Dikira Orang Palestina, Pria Pro-Israel Ini Justru Tembak 2 Warga Israel di AS

Pria AS Tembak Dua Warga Israel yang Dikira Palestina

eramuslim.com - Sebuah insiden penembakan mengejutkan terjadi di Pantai Miami, Amerika Serikat, ketika seorang pria pro-Israel melepaskan 17 tembakan ke arah dua orang yang ia yakini sebagai warga Palestina.

Namun, laporan terbaru mengungkapkan bahwa korban sebenarnya adalah warga Yahudi Israel, seorang ayah dan anak yang sedang berkunjung ke AS.

Tersangka Mengaku Menembak 'Orang Palestina'

Mengutip The New Arab, tersangka diidentifikasi sebagai Mordechai Brafman (27 tahun). Ia kini menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan.

Tersangka dan korban tidak saling mengenal sebelumnya.

"Perlu dicatat bahwa saat ditahan di ruang interogasi kami, terdakwa secara spontan menyatakan bahwa saat dia mengemudikan truknya, dia melihat dua orang Palestina dan menembak serta membunuh keduanya. Para korban dan terdakwa tidak saling kenal," demikian bunyi laporan penangkapan yang dirilis oleh pihak kepolisian.

Akibat serangan brutal ini, kedua korban mengalami luka tembak serius:

  • Salah satu korban tertembak di bahu
  • Korban lainnya mengalami luka di lengan bawah akibat tembakan pistol semi-otomatis

Mereka segera dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan selamat.

Penembakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan global akibat perang Israel-Gaza yang berlangsung sejak Oktober 2023.

Data dari Departemen Kehakiman AS (DOJ) mencatat bahwa kejahatan rasial di Florida meningkat lebih dari 50 persen dalam dua tahun terakhir, dari 161 insiden pada 2022 menjadi 249 insiden pada 2023.

Council on American-Islamic Relations (CAIR) Florida meminta agar tersangka dikenakan dakwaan kejahatan rasial federal, mengingat motif penembakan berdasarkan asumsi rasial yang keliru.

""Tindakan yang diduga dilakukan oleh penembak yang dimotivasi oleh bias, bukan etnis korban yang sebenarnya, yang seharusnya menjadi faktor penentu untuk dakwaan dalam kasus yang meresahkan ini," ujar Wilfredo Amr Ruiz.

Hingga kini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan motif di balik penembakan ini dan menegakkan keadilan bagi para korban.

(Sumber: RMOL)