eramuslim

Dino Patti Djalal Sayangkan Prabowo Tidak Manfaatkan Momentum 70th KAA Bandung

Eramuslim -  Mantan Duta Besar Indonesia untuk AS, Dino Patti Djalal menyayangkan Pemerintahan Prabowo seolah lupa dengan momentum 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung, 14-24 April 1955.

Lewat akun X bercentang birunya, @dinopattidjalal menulis, "Saya menyayangkan kenapa Pemerintah tidak lakukan kegiatan apapun utk peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika tahun ini, sementara Walikota Bandung, Tiongkok, bahkan Jerman, sejumlah ormas seperti @fpcindo, dan kampus UI melakukan acara peringatan. "Bandung Spirit" adalah ROH dari Gerakan NonBlok, Kelompok 77, "global south", dll & asset sejarah terbesar bagi polugri bebas aktif RI. Semangat Bandung semakin relevan dlm dunia yg serba kacau sekarang ini. Paling tidak perlu ada penjelasan atau statement."

'Polugri" adalah singkatan dari "Politik Luar Negeri".

Seperti yang diberitakan beberapa media, pada Rabu (23/3), Walikota Bandung Muhammad Farhan, mendampingi sejumlah perwakilan dari 17 negara Uni Afrika melakukan Historycal Walk Peringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat.

Para delegasi dari negara Asia Afrika tersebut melakukan historical walk menyusuri Jalan Asia Afrika, dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka hingga Tugu Monumen KAA dan Palestine Walk di kawasan Alun-Alun Bandung.

Napak tilas ini dilakukan untuk mengenang kembali bahwa Bandung pernah menjadi Ibu Kota Asia Afrika.

Seharusnya, bertepatan dengan 'digencetnya' Indonesia oleh Presiden AS Donald Trump terkait 'perang dagang', Presiden Prabowo bisa mengambil langkah diplomatik yang cerdas dalam momentum peringatan di mana dulu Indonesia menjadi panglima dari Dunia Bebas Aktif, menghadapi negara-negara Blok Timur maupun Blok Barat.

Namun apa lacur, Prabowo dan pemerintah pusat sepertinya lebih asyik dengan dunianya sendiri sehingga melupakan momentum bersejarah dan strategis ini. Itu yang sangat disayangkan. [gr]