eramuslim

Diperiksa 12 Jam, Nadiem Makarim Dikonfirmasi soal Rapat Pengubahan Kajian Teknis Chromebook

Eramuslim.com - Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Agung terkait keterlibatannya dalam pelaksanaan rapat yang diduga mengubah hasil kajian teknis pengadaan laptop Chromebook untuk program digitalisasi pendidikan.

Harli Siregar, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Nadiem pada Senin (23/6) berfokus pada pengetahuannya sebagai Menteri atas penggunaan anggaran sebesar Rp9,9 triliun dalam proyek tersebut.

“Salah satu hal krusial yang didalami adalah rapat yang digelar pada 6 Mei 2020, karena sebelumnya kajian teknis sebenarnya telah disusun sejak April,” ujar Harli kepada awak media.

Penyidik menduga bahwa hasil kajian teknis yang telah dibuat mengalami pengkondisian dalam rapat tersebut. Rapat itu dinilai menjadi dasar pelaksanaan pengadaan Chromebook, meskipun efektivitasnya untuk kegiatan belajar-mengajar sempat dipertanyakan.

Harli juga mengungkapkan bahwa hasil kajian teknis tersebut diduga diubah pada Juni atau Juli 2020, pasca-rapat tersebut. "Inilah yang sedang ditelusuri secara mendalam oleh tim penyidik," lanjutnya.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 12 jam, Nadiem dicecar dengan 31 pertanyaan, termasuk peran staf khusus yang berada di bawah koordinasinya.

“Penyidik juga mencocokkan berbagai informasi yang sudah diperoleh dari barang bukti elektronik dengan keterangan langsung dari yang bersangkutan,” jelas Harli.

Sebelumnya, kasus korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022 tengah diselidiki oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Nadiem hadir di Gedung Bundar sejak pukul 09.10 WIB dan baru keluar sekitar pukul 21.00 WIB.

Di hadapan wartawan, Nadiem menegaskan bahwa dirinya masih berstatus sebagai saksi, dan menyatakan komitmennya untuk menghormati proses hukum.

“Saya baru saja menyelesaikan tugas saya sebagai warga negara yang patuh terhadap proses hukum,” ujarnya singkat.

Sumber: CNN Indonesia