Disuruh Letakkan Senjata, HAMAS Kecam Keras Mahmoud Abbas
Eramuslim - HAMAS, mengecam keras pernyataan Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas yang mendesak kelompok pejuang Palestina di Gaza meletakkan senjata dan membebaskan tawanan Zionis-Israel.
Pejabat senior Hamas, Basem Naim, mengatakan bahwa pernyataan Abbas "penghinaan" (24/4).
"Abbas berulang kali menyalahkan terjadinya kejahatan pendudukan dan agresi yang sedang berlangsung pada rakyat kami," tegas Naim.
Abbas pada hari Rabu kemarin mendesak Hamas membebaskan semua tawanan, dengan mengatakan menahan mereka memberi Zionis-Israel "alasan" untuk menyerang Gaza.
"Hamas telah memberikan pendudukan kriminal alasan untuk melakukan kejahatannya di Jalur Gaza, yang paling menonjol adalah menahan sandera," ujar Abbas pada pertemuan di Ramallah, kantor pusat PA di Tepi Barat yang diduduki Zionis-Israel.
"Saya yang membayar harganya, rakyat kami yang membayar harganya, bukan Israel. Saudaraku, serahkan saja mereka," papar Abbas. “Setiap hari ada kematian,” ujar Abbas.
“Kalian anak-anak nakal, serahkan apa yang kalian miliki dan keluarkan kami dari cobaan ini,” ungkap Abbas, melontarkan hinaan kasar dalam bahasa Arab kepada Hamas.
Hamas dan Partai Fatah pimpinan Mahmoud Abbas memang sudah lama tidak akur. Hamas mati-matian berjuang melawan penjajahan Zionis-Israel atas Bumi Palestina, sementara Abbas malah bergandeng tangan dan bekerjasama dengan Zionis-Israel. [zk]