Ditinggal Kelaparan dan Ditelantarkan oleh Suami, Wanita di Palembang Berujung Meninggal Dunia

eramuslim.com - Nasib tragis menimpa seorang istri asal Palembang, Sindy Purnama Sari (25), yang meninggal dunia setelah diduga ditelantarkan oleh suaminya dan tidak diberi makan.
Sindy dilaporkan meninggal akibat perlakuan suaminya yang berinisial WS (26), yang diduga telah menelantarkan dan menyekapnya. Sebelum meninggal, keluarga menemukan Sindy dalam kondisi tubuh yang sangat kurus, hanya tersisa tulang yang terbalut kulit.
Dugaan penyebab kematian Sindy akibat disekap dan ditelantarkan ini disampaikan oleh kakak kandungnya, Purwanto.
Purwanto menjelaskan bahwa ia menemukan adiknya dalam kondisi mengenaskan setelah menerima telepon dari WS, suami Sindy.
"Awal kami ditelepon oleh terlapor (WS) dan disuruh olehnya untuk datang ke rumah karena dalam keadaan darurat," kata Purwanto kepada wartawan pada Senin, 27 Januari 2025.
Setibanya di rumah Sindy, Purwanto terkejut karena rumah tersebut sudah dipenuhi warga sekitar yang mengatakan bahwa Sindy tampak seperti mayat hidup dan mengeluarkan bau tidak sedap.
"Karena ramai, saya pun dan keluarga panik. Kami langsung masuk ke dalam rumah," ungkapnya.
Saat masuk ke kamar, Purwanto menemukan Sindy dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Rambutnya gimbal penuh kutu, dan tubuhnya sangat kurus, hanya tinggal tulang.
Purwanto kemudian segera membawa Sindy ke Rumah Sakit Hermina. Namun, sayangnya, nyawa Sindy tidak tertolong.
"Dibawa langsung ke RS Hermina dalam keadaan kritis, korban pun meninggal dunia pada Kamis (23/1), sekitar 12.30 siang," ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, Purwanto dan keluarga melaporkan kasus ini ke Polrestabes Palembang, karena mereka menduga Sindy meninggal akibat penyiksaan dan penelantaran oleh suaminya, WS.
Purwanto juga menyebut bahwa adiknya sudah hampir satu tahun dilarang oleh WS untuk keluar rumah. Sebelum meninggal, Sindy sempat menceritakan kepada keluarganya mengenai perlakuan buruk dari suaminya.
"Kami rekam itu sebagai bukti laporan ke polisi. Dia bilang rumah tangganya setahun ini sudah tidak harmonis lagi, suaminya berubah sikap, tidak lagi memberikan nafkah," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus ini.
"Kasus ini sedang dalam penyidikan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang," ujarnya.
Harryo juga menambahkan bahwa polisi saat ini sedang mengejar WS, suami Sindy, yang diduga menelantarkan istrinya hingga meninggal dunia.
"Kami saat ini sedang melakukan penangkapan terhadap suaminya," ujarnya.
(Sumber: Terkini)