eramuslim

Ekonom: Indonesia Bukan Gelap Lagi, tapi Udah Gulita

eramuslim.com - Ekonom Bhima Yudhistira memberikan pernyataan tajam mengenai kondisi ekonomi Indonesia di tahun 2025.

Menurut Bhima, situasi saat ini bukan hanya sekadar gelap, tetapi sudah memasuki fase yang lebih parah.

"Indonesia bukan gelap lagi yah, udah gulita. Karena baru pada 2025 ini kegelapan itu semakin gelap dari segi kondisi objektif ekonomi," ujarnya dalam podcast Bambang Widjojanto, dikutip pada Minggu (23/3/2025).

Bhima menjelaskan bahwa daya beli masyarakat kelas menengah semakin terhimpit, sementara bantuan sosial (bansos) mulai berkurang.

Kondisi ini diperburuk dengan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat akibat kebijakan efisiensi di sektor pelayanan publik.

"Pelayanan publik kena efisiensi. Sementara CPNS, teman-teman sudah resign dari kerjaan tiba-tiba pengangkatan CPNS ditunda," tambahnya.

Dampak paling mencolok dari situasi ini adalah ketidakpastian yang dialami oleh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Pertama kalinya ada ASN yang luntang-lantung nasibnya sama kayak pengangguran. Itu baru terjadi sekarang," tegas Bhima.

Ia menyoroti penundaan pengangkatan CPNS yang sebelumnya dijanjikan pada Februari hingga Maret 2025. Sementara itu, rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baru direncanakan pada 2026, meninggalkan ketidakjelasan bagi banyak orang.

"Selama itu mereka ngapain? Negara belum menanggung gaji, dia belum diangkat jadi gak ada kerjaan," katanya.

Banyak CPNS yang sebelumnya sudah mengambil kontrak kerja baru atau mencicil kendaraan untuk ke kantor kini harus menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan mereka.

"Sebagian sudah pindah kontrak, nyicil kendaraan bermotor untuk ke kantor. Inilah luntang-lantung," pungkasnya.

 

(Sumber: Fajar)