Eks Ketum Jokowi Mania Temui Habib Rizieq: Bukan Tokoh Radikal, Beliau Patriotik!

eramuslim.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) tidak setuju jika pendakwah Habib Rizieq Syihab dikategorikan sebagai tokoh radikal.
Pendapat tersebut ia sampaikan usai bersilaturahmi dengan Habib Rizieq di Habib Rizieq Syihab Center, Petamburan, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/4).
“Jadi ya selama ini narasi-narasi terkait radikalisme dan sebagainya sebetulnya sudah terbantahkan hari ini dengan saya hadir di markas besar FPI. Kita mau mengembalikan bangsa ini, coba sama-sama kita menata bareng ya,” ujarnya.
Ia menilai bahwa Habib Rizieq adalah sosok patriotik yang patut dihormati.
“Biar bagaimana pun Habib Rizieq juga patriotik yang harus kita hormati beliau. Selain patriotisme, ulama, ulama besar yang punya tempat tersendiri lah di masyarakatnya,” sambungnya.
Noel menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Rizieq adalah atas inisiatif pribadi dan tidak ada arahan dari pihak mana pun.
“Ini kan open house datang silaturahmi, kan hal yang biasa,” ucapnya.
“Nggak ada lah masa disuruh-suruh, model kayak saya mana bisa disuruh. Yang bisa memerintah saya pikiran saya dan keyakinan saya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Habib Rizieq beberapa kali menyampaikan kritik terhadap Presiden Jokowi di hadapan Noel. Menanggapi hal itu, Noel menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar.
“Itu karakter Habib Rizieq, beliau orang kritis, mau kita larang sikap kritiknya gak boleh dong. Sama halnya saya mengkritik hari ini hal lumrah, jadi jangan orang kritik kita bungkam nggak bisa,” ujar mantan Ketua Umum Jokowi Mania itu.
Menurutnya, meskipun ia adalah pendukung Jokowi dan Habib Rizieq dikenal sebagai oposisi, perbedaan pandangan tersebut bukanlah masalah selama tidak ada kekerasan.
“Beliau aktivis dengan stylenya sebagai ulama begitu langgamnya, karakter saya juga begini nih. Saya hormati sikap beliau, dan beliau juga menghormati sikap saya, saya sebagai pendukung Jokowi dan beliau anti Jokowi itu biasa. Ada gak kekerasan? Nggak ada kan,” tutupnya.
(Sumber: Kumparan)