eramuslim

Ferdinand Curiga Danantara Jadi Tempat Pencucian

eramuslim.com - Politikus PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean, melontarkan kritik tajam terhadap Danantara, sebuah badan yang tengah menjadi sorotan publik.

Kritiknya muncul setelah beredar kabar bahwa Danantara tidak dapat diperiksa oleh BPK dan KPK karena memiliki kekebalan hukum.

Dalam cuitannya di media sosial X, Ferdinand menyatakan kecurigaannya bahwa Danantara memiliki keterkaitan erat dengan mantan Presiden Joko Widodo. Bahkan, ia menuding badan ini sebagai tempat pencucian setelah 10 tahun kepemimpinan Jokowi.

"Makanya saya curiga, jangan-jangan Danantara itu mencuci yang kotor selama 10 tahun, Mulyono," tulisnya, dikutip Kamis (20/2/2025).

Ia juga mempertanyakan mengapa Danantara tidak bisa diperiksa oleh BPK dan KPK, serta menilai jika benar demikian, maka ini merupakan bentuk perusakan negara.

"Masa nggak bisa diperiksa BPK dan KPK? Kalian benar-benar mau kerusakan negara," tuturnya.

Isu mengenai Danantara yang diduga kebal hukum muncul seiring dengan revisi UU BUMN yang baru. Dalam aturan tersebut, BPI Danantara hanya dapat diperiksa oleh BPK dan BPKP jika ada permintaan dari DPR atau sesuai ketentuan tertentu.

Danantara sendiri dijadwalkan akan dilaunching pada 24 Februari 2025 mendatang.

(Sumber: Fajar)