Geger, 15 Polisi di Medan Malah Terlibat Perampokan Sepeda Motor

eramuslim.com - Sudah sepatutnya, seorang polisi menjadi pengayom dan pelindung bagi masyrakat, namun yang terjadi 15 orang anggota malah terlibat perampokan sepeda motor.
Kejadian memalukan ini terjadi di Medan, Sumatra Utara. Kini nama-nama mereka tercatat dalam daftar pencarian orang (DPO) dan foto-foto mereka telah dipajang di papan pemberitahuan Polrestabes Medan.
Menurut Kepala Sub Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Sonny W Siregar, para polisi tersebut terlibat dalam perampokan sepeda motor dengan modus Cash on Delivery (COD) sejak tahun 2022.
Kasus ini terungkap melalui penangkapan tiga anggota Polrestabes Medan yang telah menjalani persidangan, yakni Bripka Ari Galih Gumilang, Briptu Haris Kurnia Putra, dan Bripka Firman Bram Sidabutar.
“Mereka (15 polisi) masuk ke dalam daftar pencarian orang karena terlibat perampokan termasuk komplotannya ini,” ujar Sonny pada Rabu, 19 Juni 2024.
Ketiga polisi yang telah ditangkap terbukti bersalah dalam tindak pidana percobaan pemerasan dan percobaan pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 368 ayat (1) Jo Pasal 53 KUHPidana atau Pasal 363 ayat (1) ke-4 Jo Pasal 53 KUHPidana. Akibat perbuatan mereka, ketiganya telah dipecat dari kepolisian.
Korban dari aksi perampokan ini adalah Uli Arti Boru Tarigan dan Fasha Ferdilan Sembiring, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/3125/X/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut pada tanggal 6 Oktober 2022.
Berikut ini adalah daftar nama 15 personel polisi yang masuk dalam DPO:
Bripka Sutrisno
Bripka Ari Galih
Aiptu Sutarso
Bripka Riswandi
Brigadir Afriyanto Maha
Brigadir Sapril
Brigadir Muhammad Ade Nugraha
Brigadir Jefri Suzaldi
Brigadir Eliot TM Silitonga
Brigadir Muladi
Brigadir Refandi
Briptu Haris K Putra
Bripda Erdi Kurniawan
Bripda Hasanuddin Sitohang
Brigadir Rudianto Ginting
Kini wajah mereka telah terpampang jelas di papan informasi Mapolrestabes Medan.
Polisi mengajak masyarakat melaporkan jika melihat para pelaku yang buron saat ini agar bisa ditangkap petugas dan kasus ini segera tuntas.
(Sumber: Pojoksatu)