Geger ASN Tendang Pelajar di Papua karena Tolak Makan Gratis, Publik Auto Geram: Tak Beradab!

eramuslim.com - Sebuah video yang memperlihatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua menendang seorang pelajar karena menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Insiden ini mendapat kecaman luas dari warganet dan publik.
Salah satu pegiat media sosial, Antonius, menyebut tindakan tersebut tidak beradab.
"Mereka hanya pelajar yang menuntut MBG diganti pendidikan gratis, kenapa diperlakukan bagai KKB Papua yang harus ditendang segala…," tulis Antonius di akun X @AntoniusCDN, Selasa (18/2/2025).
Ia juga menyoroti ironisnya kejadian ini, mengingat Papua kaya akan sumber daya alam, tetapi pendidikan gratis masih sulit diakses.
"Ironis memang, daerah kaya dengan emas, tapi sekadar pendidikan gratis tidak dapat mereka nikmati, padahal katanya kepemilikan tambang emas sudah 51% milik negara," tambahnya.
Insiden kekerasan ini terjadi di Nabire, Papua Tengah, dan melibatkan Viktor Tebai, yang menjabat sebagai Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan Nabire.
Dalam rekaman video yang beredar, Viktor terlihat menendang dan menginjak kaki seorang pelajar SMP yang ikut aksi protes. Ia juga mengintimidasi siswa lain yang terlibat dalam demonstrasi menolak program MBG.
Tak hanya Viktor, seorang pria yang diduga ajudannya juga tampak melakukan intimidasi terhadap para pelajar.
Aksi kekerasan ini terjadi pada Senin (17/2/2025) saat para pelajar di Papua Tengah menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan meminta pendidikan gratis sebagai gantinya.
Video ini memicu kemarahan publik, yang mengecam tindakan kasar pejabat terhadap anak-anak sekolah. Pejabat publik seperti ASN seharusnya menjadi panutan, bukan malah melakukan tindakan represif terhadap pelajar.
(Sumber: Fajar)