Geger Gedung ATR/BPN Kebakaran, Jhon Sitorus Curiga Ada Sabotase Terkait Kasus Pagar Laut

eramuslim.com - Pemerhati sosial politik, Jhon Sitorus, menyoroti insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, 8 Februari 2025.
Jhon mengaitkan kebakaran tersebut dengan kasus pagar laut yang belakangan menjadi perbincangan publik.
“Tepat setelah sebulan kasus pagar laut, Gedung kementerian ATR/BPN kebakaran,” ujarnya melalui akun X @JhonSitorus_18 pada 9 Februari 2025.
Ia mencurigai kemungkinan adanya unsur sabotase dalam kebakaran ini.
“Apakah mungkin ada sabotase di saat viralnya kasus pagar laut dengan cara membakar gedung? Harapan saya semoga tidak ya,” katanya.
Jhon juga berharap aparat segera melakukan penyelidikan yang transparan serta memastikan tidak ada upaya untuk menutupi penyebab kebakaran.
“Semoga aparat segera bertindak dan jujur serta terukur,” tuturnya.
Meskipun berharap tidak ada pihak yang melakukan sabotase karena merasa terancam dalam kasus pagar laut, Jhon menduga ada indikasi ke arah tersebut.
“Saya yakin, ini bukan sekadar kebakaran tetapi if you know what I mean,” tandasnya.
Sebelumnya, kebakaran melanda Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru pada Sabtu malam, 8 Februari 2025.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 23.09 WIB, dengan titik api pertama kali terlihat di ruang humas yang berada di lantai dasar gedung.
Plt Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada perangkat pendingin udara (AC).
Saat kebakaran terjadi, petugas keamanan gedung sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena api telah menyambar sejumlah dokumen di atas meja, sehingga menimbulkan asap tebal.
Petugas keamanan kemudian segera menghubungi dinas pemadam kebakaran.
Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 23.16 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran serta 62 personel dikerahkan untuk mengatasi kebakaran.
Api berhasil dikendalikan pada pukul 23.45 WIB, sehingga tidak menyebar ke bagian lain gedung. Setelah proses pendinginan selesai, pemadaman dinyatakan tuntas pada pukul 00.35 WIB.
(Sumber selengkapnya: Fajar)