eramuslim

Gerakan Rakyat Anies Baswedan Tuai Sorotan gegara Pakai Warna Oranye, Begini Tanggapan PKS

[caption id="attachment_415003" align="alignnone" width="900"] (Foto: Instagram @aniesbaswedan)[/caption]

eramuslim.com - Baru-baru ini, organisasi Gerakan Rakyat yang berafiliasi dengan Anies Baswedan menjadi perbincangan publik di media sosial.

Gerakan Rakyat merupakan organisasi yang dibentuk dan dipimpin oleh Sahrin Hamid, yang juga merupakan juru bicara Anies Baswedan.

Dalam peresmian ormas tersebut, Anies mengungkapkan rasa harunya karena telah mengenal para anggota Gerakan Rakyat sejak sebelum Pilpres 2024.

"Satu setengah tahun perjalanan dilewati dan sekarang berkumpul kembali mengorganisasikan diri, insyaallah menjadi awalan yang baik untuk semuanya," ujarnya.

Ia juga mengenang perjalanan pembentukan Gerakan Rakyat, yang didirikan dengan semangat untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan setara. Menurutnya, para anggota organisasi ini memiliki peran penting dalam perjalanannya selama Pilpres 2024.

Selain itu, Anies merasa bersyukur dapat menyaksikan deklarasi Gerakan Rakyat.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya, sebesar-besarnya wabilkhusus kepada mereka-mereka yang bekerja non-stop sebelum Oktober, bahkan dari Oktober sampai sekarang," tuturnya.

"Kita sudah lihat, pilpres sudah selesai, hasilnya sudah ada, pemerintah sudah terbentuk. Tapi silaturahmi antara komponen ini berjalan terus, diuji oleh waktu," imbuhnya.

Kemunculan Gerakan Rakyat ini juga mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), yang memberikan komentar terkait penggunaan warna jingga oleh organisasi tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak khawatir dengan pemilihan warna tersebut dan yakin kader PKS tidak akan terpengaruh.

"Nggak lah ya (khawatir), semua pihak pasti sudah mengukur dengan cermat ya, mengapa memilih warna oranye dan saya tidak yakin bahwa ini dalam rangka biar bisa menarik dari simpatisan dari pihak yang sedang menggunakan warna sejenis," ucapnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2025).

Sejak 2020, PKS memang mengubah warna logonya menjadi bernuansa oranye. Namun, HNW menegaskan bahwa tidak ada aturan yang melarang organisasi tertentu menggunakan warna khusus.

"Mereka sudah mempunyai tata nilai yang akan menjadi rujukan dan mereka tentu juga dikelola oleh partai sehingga warna itu tidak membuat kader PKS menjadi silau atau menjadi kebingungan. Dulu, kita pakai warna putih, banyak juga yang pakai warna putih biasa-biasa saja," katanya.

Sebagai Wakil Ketua MPR RI Fraksi PKS, HNW menegaskan bahwa membentuk ormas adalah hak setiap warga negara, selama organisasi tersebut bertujuan untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

"Saya kira memang sangat baik bila seluruh warga bangsa memberikan kontribusinya terbaik untuk kebaikan bangsa dan negara ke depan melalui selain kegiatan individual, kegiatan organisasional," ujar HNW.

"Bisa ormas, bisa nanti jadi partai tentu itu adalah hak siapapun termasuk Pak Anies dan tentu itu akan menjadi pembuktian juga tentang bagaimana kesuksesan mengelola kegiatan komunal dalam konteks ini organisasi," pungkasnya.

(Sumber: tvOne)