Balasan Koruptor di Hari Kiamat Kelak

Eramuslim – Korupsi merupakan perbuatan yang sangat dilaknat Allah SWT. Pelakunya pun akan mendapatkan hukuman yang berat di Hari Kiamat kelak. Banyak hadits yang melarang umat Islam untuk berbuat korupsi, serta menjelaskan nasib para koruptor di hari pembalasan.

Di antaranya hadits yang bersumber dari Abdullah bin Abbas, bahwasanya Nabi SAW dalam riwayat Ubadah bin as-Shamit RA bersabda:

أَدُّوا الخَيْطَ و المِخْيَطَ ، فما فَوْقَ ذلكَ ، فما دُونَ ذلكَ ، فإنَّ الغُلولَ عَارٌ على أهلِهِ يومَ القيامةِ

Tunjukkanlah jarum jahit dan barang yang dijahit. Dan hindarilah korupsi, karena korupsi akan menjadikan perilakunya telanjang di Hari Kiamat.” (HR. Ad-Darimi).

 

Dikutip dari buku berjudul Agar Terhindar dari Jerat Korupsi (40 Hadits Shahih) karya Syarwani, Islam memang membebaskan manusia untuk berbuat apa saja di dunia ini. Namun, kebebasan yang dimaksud bukan kebebasan tanpa batas, yang seenak perut bisa dinikmati, yang tidak memperhitungkan nilai baik-buruk.

Syarwani menjelaskan, semua perbuatan akan kembali kepada pelakunya, baik di dunia maupun di akhirat. Sekecil apapun perbuatan yang dilakukan manusia pertanggun jawanbanya adalah pasti. Balasannya tidak bisa ditawar kelak di Hari Kiamat. Sekalipun untuk jarum jahit sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.