Syarat Utama Jika Kita Ingin Wafat Sebagai Seorang Muslim

Eramuslim – Alquran telah menjelaskan dalam banyak ayat terkait kematian. Kematian pasti datang pada setiap makhluk yang bernyawa.

Kendati ada tanda-tanda kematian, tetap saja manusia tidak tahu persis kapan ajal menjemput. Tanda-tanda kematian tersebut juga boleh jadi terasa nanti ketika tua, seperti uban dan keriput.

Pendiri Pusat Studi Alquran (PSQ) Jakarta, Prof M Quraish Shihab, mengatakan ada ayat populer terkait kematian yang tercantum dalam surat Al-Baqarah ayat 132 berbunyi :

وَوَصّٰى بِهَآ اِبْرٰهٖمُ بَنِيْهِ وَيَعْقُوْبُۗ يٰبَنِيَّ اِنَّ اللّٰهَ اصْطَفٰى لَكُمُ الدِّيْنَ فَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Dan Ibrahim mewasiatkan (ucapan) itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. “Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”

Pada bagian akhir tertulis ‘jangan kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim’. Dia menjelaskan makna tersebut berarti jangan sesaat pun menjauh dari tuntutan agama Islam.

“Kalau ada orang yang seringkali berada di tempat buruk, bisa tidak dia meninggal di tempat baik? Belum tentu. Jadi kalau mau menjemput maut dengan baik, jangan sekali-kali keluar dari koridor ajaran Islam. Begitu Anda keluar menyimpang dari koridor Islam, Anda tidak meninggal dalam keadaan Islam,” kata Quraish Shihab dalam video di kanal Youtube Najwa Shihab bertema Bekal Diri Menuju Ilahi : Persiapan Alam Kubur.