eramuslim

Syaikh Sudais: Muslim yang Tinggal di Barat Harus Patuhi Hukum Di sana

Imam dari Masjidil Haram mengatakan kepada dunia untuk tidak takut kepada Islam dan umat Islam, sembari menambahkan bahwa Islam merupakan sebuah pesan perdamaian, kebaikan dan toleransi. Hal tersebut disampaikan oleh Syaikh Abdul Rahman Al-Sudais sewaktu memberikan khutbah Jumat di Masjid Tauhidul Islam di Blackburn, Lancashire, Inggris.

Dalam khotbahnya, Syaikh Al-Sudais berkata: "Islam datang untuk melindungi kepentingan kemanusiaan, mencegah kejahatan dan membangun jembatan dengan semua komunitas dan menawarkan pesan besar berupa rahmat dan toleransi.."

Imam Masjidil Haram ini mendesak umat Islam yang tinggal di negara-negara Barat untuk mematuhi hukum di negara tempat mereka tinggal. "Anda harus menjadi faktor positif dan konstruktif di komunitas di mana anda tinggal dan tidak boleh melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan yang akan merusak keamanan dan stabilitas," dikutip Saudi Press Agency dari pernyataan Syaikh Al-Sudais.

Syaikh Al-Sudais meminta umat Islam untuk belajar dari kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad (saw), yang mengunjungi tetangga Yahudi. "Ketika Nabi meninggal, baju besinya disimpan oleh seorang Yahudi sebagai jaminan," kata Syaikh Al-Sudais, sembari mendesak umat Islam untuk membangun hubungan baik dengan non-Muslim. "Ini adalah cara terbaik untuk menarik mereka ke Islam."

Syaikh Al-Sudais mengatakan umat Muslim yang tinggal di Barat harus menjadi duta besar agama mereka."Anda harus menjunjung tinggi nilai-nilai Islam yang besar saat berhadapan dengan muslim maupun non-Muslim dan tidak boleh terlibat dalam praktek korupsi atau ketidak adilan."

Tahun lalu, di bawah judul "'Hate Sheikh's British tour sparks outrage", Jewish Chronicle melaporkan bahwa Dewan Deputi menulis kepada Sekretaris negara menuntut agar Syaikh Al-Sudais harus dilarang masuk ke Inggris dengan alasan dirinya akan mendorong orang untuk bertindak antisemit, merendahkan nilai-nilai Inggris toleransi dan kehormatan". (fq/arabnews)