Infografik Kekuatan Militer Australia di Irak
Eramuslim – Berlanjut ke negara anggota koalisi internasional yang terkenal melalui pesona hewan berkantung yang berjalan dengan loncat-loncat, Australia, dan merupakan negara tetangga dari republik tercinta Indonesia.
Dalam misinya memberantas organisasi Negara Islam di Irak, tanpa Suriah, Australia mengerahkan sejumlah varian pesawat tempur dan logistik untuk mendukung mereka dalam invasi militer.
Apa saja varian tersebut? Berikut penelusurannya untuk anda;
F/A – 18 Hornet
Pesawat buatan McDonnell Douglas (kini menyatu ke dalam Boeing) adalah pesawat tempur supersonik serbaguna yang dapat dioperasikan dari dan ke kapal induk di segala cuaca, serta dirancang untuk dapat bertempur di udara dan menyerang sasaran di darat (F/A adalah inisial untuk fighter (tempur) dan attack (serang)).
Hornet berperan sebagai pesawat tempur pengawal, pertahanan udara, perusak pertahanan udara musuh, larangan udara, pesawat serang antigerilya, dan pesawat intai. Keserbagunaan dan keandalannya telah membuktikannya menjadi aset bernilai pada sebuah kapal induk, meskipun banyak dikritik karena kelemahannya dalam hal jelajah dan daya muat dibandingkan dengan yang dimiliki pesawat-pesawat mutakhir pendahulunya, seperti F-14 Tomcat dalam hal peran tempur dan serang-tempur, dan A-6 Intruder dan A-7 Corsair II dalam hal peran serang.
Boing 737 AEW&C
Adalah pesawat bermesin ganda peringatan udara dini dan kontrol. Boeing 737 AEW&C ini lebih ringan dari 707 berbasis Boeing E-3 Sentry, elektronik dipindai, radar berputar. Boeing 737 AEW&C ini dirancang untuk Angkatan Udara Australia (RAAF) di bawah "Proyek Wedgetail". AEW 737 & C juga telah dipilih oleh Angkatan Udara Turki (di bawah "Project Peace Eagle", Turki : Barış Kartalı) dan Republik Korea Air Force ("Project Peace Eye", Korea : "피스 아이"), dan telah diusulkan ke Italia dan Uni Emirat Arab.
Pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT)
Sama seperti pesawat milik militer Inggris, A330 MRTT adalah pesawat tanker bermesin ganda (twinjet) untuk pengisian bahan bakar di udara yang dikembangkan dari pesawat sipil Airbus A330-200.
Boeing C-17 Globemaster III
Sebuah pesawat angkut militer Amerika Serikat yang diproduksi oleh Boeing Integrated Defense Systems dan dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Angkatan Udara Britania Raya dan Angkatan Udara Australia. Pesawat ini telah juga dipilih oleh Militer Kanada dan direncanakan untuk dikirim pada 2007.[3] NATO juga berencana untuk memesan pesawat angkut jenis ini.
Lockheed Martin C-130J Super Hercules
Ini adalah pesawat angkut militer bermesin turboprop empat mesin. C-130J adalah update komprehensif dari pesawat Lockheed C-130 Hercules, dengan mesin baru, dek penerbangan, dan sistem terbaru lainnya. (Skynewsarabia/Ram)