Inneke Koesherawati: Jangan Menuhankan Seni dan Kebebasan Berekspresi untuk Gagalkan RUU APP
Artis Sinetron Inneke Koesherawati mengingatkan seluruh masyarakat terutama insan seniman, agar tidak menuhankan seni, kebebasan berekspresi serta kebebasan HAM untuk menggagalkan disahkannya RUU Anti Pornografi Pornoaksi.
"Indonesia adalah negara independen, jangan mau terjajah akhlaknya, kita doakan agar RUU APP segera disahkan, agar masyarakat hidup lebih tertib dan mendapat ridho Allah," tegasnya dalam orasi, di depan Gedung DPR, Jakarta, Ahad (21/5).
Dirinya setuju apabila narkoba dan korupsi diberantas, namun untuk menyelesaikan masalah tersebut, masalah perbaikan akhlak harus diutamakan, karena sudah banyak kasus pemerkosaan yang terjadi akibat rusaknya moral karena pengaruh pornografi.
Mengenai latar belakangnya yang pernah menjadi artis panas, Inneke menyatakan, kesalahan masa lalunya itu, telah menjadi pelajaran berharga untuk disampaikan kepada masyarakat, bahwa hal itu tidak ada manfaatnya sama sekali.
"Saya merasa itu semua tidak ada manfaatnya, saya sudah merasakannya, kalau saya cuek dan membiarkan orang terjebak ke dalam pornografi, saya akan dosa, karena Allah sudah mengajarkan sampaikanlah walaupun hanya cuma satu ayat," tandasnya kepada eramuslim.
Ditemui secara bersamaan, artis sinetron Astri Ivo, mengatakan sudah saatnya Indonesia sebagai negara hukum yang berketuhanan yang Maha Esa, tidak mengkotak-kotakan pengaturan kehidupan manusia, dan sudah menjadi keharusan bahwa seni, akhlak, berpakaian itu diatur sesuai ajaran-ajaran agama.
"Tidak bisa seni, akhlak, cara berpakaian tidak diatur oleh agama, Indonesia bisa dibilang negara sekular, jadi kita akan upayakan memperjuangkan agar hidup lebih tertib dab beradab," ujarnya.(novel)