Israel Tutup Semua Akses di Tepi Barat untuk Hari Besar Agama Yahudi
Rezim Zionis Israel sudah dua hari ini, sejak hari Minggu (8/6) menutup total wilayah pendudukannya di Tepi Barat. Penutupan itu dilakukan dalam rangka hari besar Shavuot, hari keagamaan orang-orangYahudi. Sementara di Jalur Ghaza, militer Zionis belum menghentikan serangan dan aneka kekerasan di wilayah itu.
"Kebijakan ini baru akan dicabut kembali pada Senin tengah malam, " kata juru bicara militer Israel.
Setiap hari raya Yahudi, militer Israel selalu melakukan penutupan akses ke wilayah pendudukan Tepi Barat untuk mencegah serangan yang dilakukan oleh para pejuang Palestina. Kebijakan ini kerap menyulitkan warga sekitar 33 ribu warga Palestina yang bekerja di wilayah pendudukan Israel atau di kota Yerusalem yang dikuasai Israel.
Sementara di Ghaza, serangan Israel ke kawasan Shujaiya menewaskan seorang pejuang Palestina dan dua orang pejuang lainnya. Ketua bantuan gawat darurat Palestina Mouawiya Hassanin mengatakan, Israel menggunakan misil-misilnya untuk menyerang para pejuang Palestina itu di perbatasan.
Dengan demikian, sejak perundingan damai Palestina-Israel yang digagas AS di Annapolis bulan November tahun 2007, pasukan Zionis telah membunuh sedikitnya 492 warga Palestina, kebanyakan anggota kelompok pejuang Palestina. (ln/alarby)