Jamaah Islamiyah Mesir Demo di Kedubes AS Tuntut Syaikh Omar Bebas
Ratusan anggota dan petinggi Jama'ah al-Islamiyah Mesir Kamis kemarin (21/4) menyelenggarakan aksi protes di dekat Kedutaan Besar AS di Kairo pusat untuk menuntut pembebasan Syaikh Omar Abdul Rahman dari penjara AS.
Syaikh Omar Abdul Rahman dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan melakukan konspirasi melawan pemerintah AS untuk plot pengboman di New York City.
Aktivis Islam terkenal Abud al-Zumur dan Muntasir al-Zayat berada di antara para pengunjuk rasa yang menuntut pembebasan Syaikh Omar Abdul Rahman.
Kedutaan Besar AS di Kairo mengeluarkan pernyataan yang menyangkal bahwa pemerintah AS tidak memberikan pengobatan terhadap Syaikh Omar Abdul Rahman yang sedang sakit dan mengatakan ia hanya dicegah dari menghubungi keluarganya. Syaikh Omar Abdul Rahman tetap menerima perawatan medis yang tepat dan terkadang diberi hak untuk berkomunikasi dengan pengacara, baik melalui wawancara pribadi atau melalui telepon," menurut pernyataan itu.
kedutaan AS melanjutkan dengan menjelaskan bahwa Syaikh Omar Abdul Rahman dan tersangka lainnya ditahan setelah penyelidikan ekstensif dilakukan oleh pihak berwenang AS pada tahun 1993 mengungkapkan rencana untuk meledakkan beberapa tempat di New York City, termasuk Markas Besar PBB, gedung Federal Plaza, serta terowongan, di samping pembunuhan yang direncanakan terhadap sejumlah tokoh politik terkemuka.
Kedutaan juga mengeluarkan pernyataan meminta warga AS di Mesir untuk berhati-hati dan menjauh dari kedutaan dan Tahrir Square.(fq/almasryalyoum)