eramuslim

Kalau Masih Nyalahin Era Sebelumnya, Artinya Pemerintah Tidak Mampu Selesaikan Masalah

Eramuslim – Mantan Menteri Keuangan sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli turut menanggapi utang negara yang saat ini menumpuk.

Awalnya, Pendekar Rajawali Kepret ini menanggapi postingan netter bernama @AnthonyBudiawan pada Selasa (21/8) lalu, lansir TribunWow.com dari laman Twitternya pada Kamis (23/8).

Anthony mengatakan apabila tidak ada satupun pemerintah di dunia yang mengeluh mengenai utang negara oleh pemerintah sebelumnya.

@AnthonyBudiawan: Tidak ada satupun pemerintah di dunia mengeluh mengenai utang negara oleh pemerintahan sebelumnya. Seharusnya, pemerintah baru fokus mencari solusi utk mengatasinya. Kalau tdk sanggup, sebaiknya mundur: jangan memecah belah bangsa mengatakan utang warisan.

Menanggapi hal tersebut Rizal Ramli menyebut jika tradisi negara demokratis boleh menyalahkan pemerintah sebelumnya. Akan tetapi hanya selama 6 bulan pemerintah baru tersebut berkuasa.

Apabila masih terus menyalahkan pemerintahan sebelumnya, itu berarti pemerintah tidak mampu menyelesaikan masalah yang ada.

@RamliRizal: Tradisi negara demokratis, boleh nyalahin pemerintah sebelumnya sampai 6 bulan berkuasa. Setelah itu kalo masih juga nyalahin,, artinya ndak mampu selesaikan masalah, bahkan mungkin jadi bagian dari masalah. (tn)