eramuslim

Kaleidoskop Gerbang Perlintasan Rafah di Sepanjang Tahun 2015 (Bag.1)

Kaleidoskop Perlintasan RafahEramuslim – Berhasil menggulingkan Presiden Muhammad Mursi pada 3 Juli 2013 lalu, pemerintah kudeta yang dipimpin Abdel Fattah Sisi terus membantu Zionis Israel menekan Hamas di Jalur Gaza, agar menyerahkan wilayah tersebut kembali kepada Otoritas Mahmoud Abbas yang menjadi kacung penjajah Yahudi.

Dari catatan lembaga sosial non-pemerintah di Jalur Gaza, sepanjang tahun 2015 kemarin pemerintah kudeta dilaporkan hanya membuka 26 hari dalam setahun gerbang perlintasan Rafah yang menjadi satu-satunya harapan warga Palestina berhubungan dengan dunia luar, setelah penjajah Zionis Israel memblokade wilayah tersebut sejak akhir tahun 2006.

Kapan dan bulan apa saja pemerintah kudeta militer Mesir membuka gerbang perlintasan Rafah? Berikkut penelusurannya untuk anda;

Di bulan Januari pemerintah kudeta Mesir hanya membuka pintu perlintasan Rafah selama satu hari, tepatnya di hari Rabu tanggal 21.

Dalam satu hari tersebut ada 441 warga Palestina asal Jalur Gaza yang menyeberang ke Mesir, dan sebanyak 451 lainnya datang dari Mesir menuju kampong halaman mereka, serta 30 orang lainnya ditolak masuk ke Mesir.

Setelah lebih dari 50 hari lamanya tidak membuka pintu perlintasan Rafah, ditanggal 9 dan 10 Maret pemerintah kudeta kembali membuka pintu perlintasan, dengan total 1.010 orang meninggalkan Gaza dan sebanyak 1.433 lainnya kembali ke tanah air mereka.

Adapun di momen ini ada sebanyak 63 warga Palestina yang ditolak masuk pemerintah Mesir.

Di momen ketiga kali ini, pemerintah kudeta kembali membuka perlintasan Rafah selama 7 hari lamanya setelah selama 90 hari lebih menutup satu-satunya jalur penghubung warga Gaza dengan dunia luar.

Dimulai dari tanggal 13 hingga 20 Juni, ada sebanyak 3.831 warga Palestina yang bertolak menuju Mesir dan sebanyak 1.004 lainnya kembali ke Jalur Gaza.

Sedangkan mereka yang ditolak visa masuk ke Mesir pmencapai 145 pengajuan.

Berlanjut ke tanggal 23 hingga 25 Juni 2015, ada sebanyak 1.149 warga Palestina yang bertolak ke Mesir dan sebanyak 433 lainnya kembali ke Jalur Gaza.

Sedangkan mereka yang ditolak masuk di bulan ini mencapai 83 aplikasi pengajuan. (Rassd/Ram)