Austria Akan Deportasi 50.000 Pengungsi Asal Timur Tengah Dan Afrika
Eramuslim – Seorang sumber dalam di pemerintahan Austria mengungkapkan adanya rencana deportasi 50 ribu pengungsi asal Timur Tengah dan Afrika kembali ke negara asal mereka, dalam kurun waktu tiga tahun kedepan.
Seperti dilansir Rassd dalam terbitannya pada hari Senin (01/02) menyatakan bahwa kabar mengejutkan ini diketahui setelah sebuah dokumen milik Kementerian Dalam Negeri Austria yang berisi langka-langkah pemerintah dalam mendeportasi para pengungsi bocor ke publik.
Percepatan selama 10 hari hasil pengajuan izin aplikasi suaka dan tempat tinggal, persiapan militer dan penerbangan sipil menjadi salah satu persiapan serius yang akan dilakukan pemerintah Austria dalam mendukung kebijakannya.
Sementara itu dalam sisi yang sama, Menteri Dalam Negeri Austria, Johanna Mikl-Leitner, pada Minggu (31/01) kemarin mengatakan pemerintah berencana meningkatkan jumlah warga yang akan dideportasi di tahun 2016, jika seandainya pengajuan aplikasi visa mereka ditolak.
Tercatat sebanyak 8.365 warga pengungsi asal Afrika, Timur Tengah, dan Eropa dideportasi pemerintah Austria sepanjang tahun 2015 kemarin. (Rassd/Ram)