eramuslim

Koalisi Nasional Suriah Sebut Obama Dan AS Plin-Plan Dalam Permasalahan Suriah

Riyadh HijabEramuslim – Koordinator pejuang revolusi Suriah, Riyadh Hijab, menyebut pemerintah Amerika Serikat pengecut dengan mundur dari komitmenya mengenai kebijakan damai konflik di Suriah, hanya untuk menyenangkan Rusia.

Tudingan ini disampaikan Riyadh Hijab dalam wawancarany dengan stasiun televisi Al Arabiya pada hari Selasa (12/01) kemarin, menjawab pertanyan mengenai kesiapan kelompok pejuang revolusi dalam pembicaraan damai dengan rezim Syiah Bashar Al Assad yang di naungi oleh PBB.

“Pejuang revolusi akan menghadapi pilihan yang sangat sulit untuk berpartisipasi dalam pembicaraan damai dengan rezim Syiah Al Assad pada akhir bulan Januari ini. Tidak hanya dengan PBB dan Assad, perbedaan di kalangan internal mengenai proses transisi juga menjadi tantangan terbesar kami untuk menghadiri undangan tersebut,” ujar Riyadh Hijab.

Riyadh Hijab melanjutkan, “Saya percaya bahwa sejarah tidak akan pernah melupakan ketidaktegasan AS dan Obama dalam upaya penyelesaian konflik di Suriah.”

Perlu diketahui bahwa sebelumnya Obama dan AS menegaskan mundurnya Bashar Al Assad dari kursi kepresidenan adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik di Suriah. Akan tetapi kebijakan ini berubah seiring dengan intervensi militer Rusia di Suriah semenjak akhir bulan September kemarin. (Dostor/Ram)