eramuslim

Komite Khusus, Wujud Ketakutan Israel Terhadap Iran

Ketakutan Israel akan perkembangan program nuklir Iran, membuat rezim Zionis itu merasa perlu membuat sebuah komite khusus di pemerintahannya. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membentuk sebuah komiter khusus yang tugasnya mengkaji semua opsi untuk menghentikan apa yang disebut Israel sebagai "ancaman nuklir Iran."

Komite itu beranggotakan sejumlah pejabat eselon senior dan menteri kabinet antara lain Menhan Ehud Barak, Menlu Avigdor Lieberman, Menteri Urusan Strategis Moshe Ya'alon dan Pimpinan Mossad, Meir Dagan. Komite akan mengadakan sejumlah pertemuan tiap minggunya untuk membahas perkembangan terakhir program nuklir Iran.

Pemerintah Zionis Israel di bawah pimpinan Netanyahu, seperti pemerintahan Israel sebelumnya, berulangkali mengancam akan menghancurkan fasilitas-fasilitas nuklir Iran lewat operasi militer. Israel tetap berkeyakinan bahwa Iran telah membuat persenjataan lewat program nuklirnya, meski tuduhan itu dibantah oleh Lembaga Energi Atom International (IAEA) yang telah melakukan 21 kali pemeriksaan ke fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Pemerintahan Zionis Israel terus mencari dukungan dan memprovokasi sekutunya, AS agar segera mengambil tindakan terhadap Iran. Masalah "ancaman nuklir Iran" akan menjadi agenda utama pembicaraan Netanyahu dengan Presiden Barack Obama dalam rencana kunjungannya ke Washington. (ln/prtv)