Bingung, Apa yang Harus Saya Lakukan

Assalammu’alaikum Pak Ustadz,Saya sekarang sedang bingung. apa yang harus saya lakukan…. Saya dihadapkan oleh masalah yang sangat rumit.. Beigini : saya jatuh cinta pada seorang gadis… dia pun meraskan yang sama..setelah saya nyatakan dia ngajakin saya menikah 2 bulan kedepan (bulan Maret). saya terkejut.. saya menolak untuk itu, karena saya tau saya belum punya persiapan apa2.. waktu terus berlalu namun kita sering dipertemukan karena pekerjaan yang sama. setelah saya tau ternyata dia sudah punya calon yang katanya bulan maret akan khtbh (tunangan).. tapi yang tidak habis pikir dia memberikan saya terus harapan agar saya datang kerumahnya untuk bilang ke orang tuanya.. saya jadi bingung… dia bilang dia lebih suka ke saya dia lebih sayang kesaya ketimbang pada calonnya.. sampai akhirnya dia meminta pada calonnya supaya mengundurkan waktu tunangannya pada bulan juni… bermaksud agar saya datang ke orang tuanya.. saya sekarang bingung harus bagaimana… apakah saya harus datang ke rumah orang tunya… atau bagaimana…. sementara saat ini kondisi saya tidak memungkinkan.. petama saya masih kuliah… kedua saya adalah tulang punggung dalam keluarga yang harus membiayai orang tua dan adik yang masih sekolah… disisi lain saya ingin bersama dia (dalam ikatan rumahtangga). kalau saya memutuskan untuk mengundurkan diri saya takut dia kecewa dan benci pada saya.. karena dia sudah susah-susah untuk membatalkan bertunangan. mohon berikan solusinya.. Terima Kasih….
Wassalamu’alaiakum wr.wb

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

Sdr. Amrid yang dirahmati Allah swt.,

Saat ini nampaknya Anda belum siap menikah, namun ada seorang gadis, yang konon juga Anda cintai, ingin Anda segera menikahinya. Masalahnya gadis tersebut akan segera dipinang laki-laki lain. Wah, cukup berbelit ya, wajar jika Anda merasa dihadapkan pada konflik.

Sdr. Amrid, kesiapan menikah tidak datang tiba-tiba. Namun harus dipersiapkan dengan matang dan cermat, apalagi Anda sebagai calon kepala rumah tangga. Anda mengatakan bahwa saat ini Anda masih kuliah sambil bekerja, masih harus membiayai keluarga Anda sendiri karena Anda adalah tulang punggung keluarga.

Saya dapat memahami beban yang Anda alami. Memang sebagai laki-laki Anda sering dituntut lebih terhadap keluarga Anda. Perhitungkan secara proporsional antara tanggungjawab pada keluarga ini dan juga planning Anda sendiri dalam berumahtangga. Jika memang kuliah Anda dikhawatirkan akan terganggu dan beban biaya Anda belum mencukupi untuk kuliah sambil berkeluarga serta biaya adik-adik, menunda pernikahan adalah pilihannya.

Jika Anda sudah menetapkan menunda pernikahan maka katakan dengan tegas pada gadis tersebut, Jangan khawatir bahwa dia akan lari pada laki-laki lain. Jika memang jodoh, maka akan ada jalan keluar.

Sdr. Amrid yang dirahmati Allah swt.,

Mencari calon istri, pilihlah gadis yang sholihah, punya prinsip hidup yang benar dan tentu saja dapat memahami permasalahan yang Anda alami saat ini. Tentang menolak laki-laki yang tidak disukainya adalah urusan gadis tersebut dengan keluarganya. Jika memang keberpihakan dengan Anda lebih besar, pasti dia mau berusaha untuk mengatasi masalahnya ini tanpa harus terkesan Anda yang dijadikan sebagai perusak rencana keluarga.

Tak mudah dalam posisi Anda ini karena gadis yang dalam khitbah orang lain memang tak berhak Anda khitbah. Jadi sebaiknya gadis itu sendirilah yang melobi keluarganya agar tidak terjadikhitbah,bukankah hak dia menerima atau menolak? Dalam Islam, seorang wanita tak boleh dipaksa untuk menikah tapi harus dimintai izinnya. Inilah pemuliaan Islam atas wanita.

Sdr. Amrid yang sholih.,

Sementara Anda belum siap menikah, batasilah pergaulan dengan gadis tersebut, jadikan sebagai sahabat, sama dengan teman-teman kantor yang lain. Peluang Anda masih begitu luas, bergaullah dengan mereka yang kondusif untuk meningkatkan keimanan Anda. Semoga waktu yang Anda miliki dapat Anda manfaatkan sebaik-baiknya, sambil membenahi kesiapan Anda berumah tangga. Kadang dengan hadirnya istri justru membantu mensupport studi Anda, jadi tak selalu harus menunggu kelulusan.

Namun Anda sendirilah yang memahami situasi dan kondisi ini. Bicaralah baik-baik, terus terang dengan gadis tersebut, buat perencanaan yang jelas terkait kondisi yang Anda alami. Semoga dengan begitu gadis tersebut juga akan mengerti. Terus tingkatkan kedekatan dengan Allah swt. Karena janji Allah bahwa barang siapa menolong agama Allah maka Dia akan menolongnya dan meneguhkan kedudukannya. Yakinlah!

Wallahu a’lam bisshawab,

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuhu

Bu Urba