free hit counters
 

Mabuk Kendaraan

Gina Suprapti – Selasa, 6 Ramadhan 1431 H / 17 Agustus 2010 17:35 WIB

assalamualaikum…

dokter, apa penyebab mabuk kendaraan? bagaimana menghindarinya supaya tidak mengalami mabuk kendaraan? apakah penyakit tersebut bisa disembuhkan sehingga hilang sama sekali? Terima kasih.

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.



Mabuk kendaraan atau istilah kerenya motion sickness merupakan sekumpulan gejala yang terdiri dari kepala pusing, mual sampai muntah dan keluar keringat dingin yang terjadi saat dalam kendaraan yang berjalan.

Mabuk kendaraan bukan merupakan suatu penyakit, tetapi merupakan gangguan sesaat yang dipicu oleh adanya gangguan koordinasi di otak akibat adanya rangsangan dari luar yang diterima oleh panca indra secara bersamaan dan diteruskan ke dalam otak.
Telinga mendengar berbagai macam bunyi. Mulai dari suara tangis anak-anak hingga deru kendaraan. Mata melihat pemandangan dan tingkah laku anggota keluarga yang ada di dekat kita. Seluruh jaringan lunak tubuh yang berfungsi mengolah rangsangan (proprioceptors) juga demikian. Ada sensasi tertentu yang terasa. Mulai dari semilir angin hingga dinginnya AC.

Berikut ini tips untuk mencegah terjadinya mabuk kendaraan, terutama menghadapi musim mudik lebaran yang biasanya banyak orang bepergian keluar kota baik menggunakan jalur darat, laut dan udara.
• Perhatikan makanan anda. Hindari makanan yang berlemak, alkohol, dan makanan yang lama dicerna seperti mie, sebelum perjalanan jauh.
• Hindari makanan yang berbau menyengat.
• Pilihlah tempat duduk yang mengalami goncangan terkecil dan tempat yang cukup nyaman selama perjalanan. Tempat duduk di tengah sekitar sayap pesawat adalah daerah yang paling sedikit guncangannya. Dalam kapal laut, daerah terbawah dan ditengah mengalami guncangan lebih kecil dari pada di lantai atas dan di bagian luar.
• Jangan menghadap membelakangi arah perjalanan.
• Jika di dalam mobil, pilihlah tempat duduk di depan.
• Jangan membaca saat di perjalanan.
• Pada perjalanan dengan perahu tataplah jauh ke langit dan cakrawala untuk mengurangi rasa pusing.
• Anda bisa membuka jendela mobil untuk mendapatkan udara segar jika memungkinkan.
• Menjauhlah dari orang yang mungkin juga akan mabuk kendaraan, apabila mereka muntah, bisa jadi anda juga ikut muntah.
• Diskusikan dengan dokter anda obat-obatan yang aman jika anda perlu melakukan perjalanan jauh. Semoga bermanfaat (sf/)

Wassalam.

Klinik Sehat Terbaru

blog comments powered by Disqus