Rematik ( Asto positif )

Assalamu’alaikum wr wb.

Saya punya saudara menderita sakit rematik ,yg memiliki kandungan asto dlm darahnya +(positif) sedangkan orang yg normal    –  (negatif). Sehingga menyebabkan kurangnya kekebalan dalam tubuh,tidak boleh beraktifitas terlalu capai dan sekarang penyakit itu menyerang tulang.

yg jadi pertanyaan:

1.mohon dijelaskan tentang penyakit ini?

2.kemana kami bawa ,utk melakukan pengobatan?

3.adakah obat2an herbal yg bsa menyembuhkan???

terimakasih,

Wassalamualaikum wr. wb.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Penyakit demam rematik diawali dengan infeksi bakteri Streptococcus beta-hemolyticus golongan A pada kerongkongan. Infeksi ini menyebabkan penderita mengeluh nyeri kerongkongan dan demam. Bila infeksi pada tahap ini tidak diobati, bakteri Streptococcus yang ada akan melakukan perlengketan yang kuat (adherence) di daerah sekitarnya dan merangsang pengeluaran antibodi (Ig-G). Antibodi yang dihasilkan akan mengikat kuman Streptococcus dan membentuk suatu kompleks imun dan akan menyebar ke seluruh tubuh, terutama ke jantung, sendi, dan susunan saraf. Pada jantung, kompleks imun ini akan menimbulkan reaksi peradangan atau inflamasi yang bermanifestasi sebagai peradangan otot jantung (myocarditis), peradangan lapisan jantung (pericarditis), dan peradangan katup-katup jantung (valvulitis). Pada sendi, kompleks imun menimbulkan peradangan yang berpindah-pindah (polyarthritis migran) dan menyebabkan kesulitan bergerak dan berjalan. Pada susunan saraf, kelainan ini menyebabkan gangguan pergerakan dan kepribadian serta psikologis berupa kepribadian yang agresif, depresi, dan obsessive-compulsive.
Demam rematik ini dapat menyerang semua usia meskipun kebanyakan ditemukan pada anak-anak usia 5-15 tahun. Penyakit ini lebih sering terjadi di daerah permukiman yang padat dengan tingkat sanitasi yang rendah, dan dapat menyerang laki-laki dan perempuan.
Menegakkan diagnosa demam rematik bukanlah hal mudah karena perjalanan penyakitnya terdiri atas beberapa fase dan manifestasi klinisnya kurang spesifik. Pada fase awal, penderita biasanya datang dengan keluhan yang tidak khas, seperti nyeri kerongkongan, demam, kesulitan makan dan minum, lemas, sakit kepala, dan batuk. Pada fase ini, kebanyakan penderita hanya didiagnosa mengalami penyakit flu atau amandel (tonsilitis) dan biasanya diberikan obat-obat penurun panas dan penghilang rasa sakit.
Dokter biasanya mulai curiga akan kemungkinan demam rematik apabila penderita datang kembali beberapa minggu kemudian dengan keluhan yang lebih spesifik dan serius, terutama yang berkaitan dengan sendi, jantung, dan saraf. Keluhan yang paling sering muncul pada fase ini adalah gangguan sendi berupa rasa nyeri dan pembengkakan yang biasanya berpindah-pindah dari satu sendi ke sendi lainnya (polyartritis migran), kesulitan menggerakkan sendi dan berjalan. Bila proses penyebaran penyakit telah menyerang jantung, penderita akan mengalami kelainan jantung (carditis), ditandai dengan batuk-batuk, kesulitan bernapas, berdebar-debar, serta adanya tanda-tanda pembesaran jantung. Penyakit ini dapat pula menyerang susunan saraf dan menimbulkan ketidakstabilan emosi, gerakan-gerakan involunter tangan yang tidak teratur, kesulitan menulis dan berbicara, kecemasan, dan perilaku agresif.
Untuk membantu penegakan diagnosa perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium, di antaranya berupa pemeriksaan kadar LED (laju endap darah), CRP (C reaktive protein), dan ASTO (anti-streptolysin titer O). Pemeriksaan tambahan lain yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan sinar X, EKG, dan echocardiography.

Penanganan
Penanganan demam rematik meliputi menghilangkan penyebabnya yaitu kuman streptokokus dengan menggunakan antibiotik, penanganan kompikasi pada jantung, sendi dan saraf serta pemberian makanan yang bergizi untuk membantu memulihkan tubuh. Untuk pengobatan pada anak sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung anak, dan pada orang dewasa dengan ahli penyakit dalam atau ahli jantung. Secara herbal insyaAllah ada herba – herba yang bisa membantu penyakit ini, tapi sebaiknya Anda konsultasi langsung. Terimakasih
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.