Korban Syahid Gerakan Intifadah Jilid III Palestina Bertambah Jadi 173 Orang

Eramuslim – Jum’at siang 5 Februari 2016, Kementerian Kesehatan menyatakan jumlah korban syahid gerakan Intifadah jilid III Palestina kembali bertambah menjadi 173 orang, setelah beberapa jam sebelumnya seorang anak ditembak mati di dekat pos pemeriksaan militer di Holul, sebelah utara Hebron.
Dalam keterangan pers Kemenkes Palestina mengutuk tindakan tentara Zionis Israel yang melarang petugas medis dari Bulan Sabit Merah Palestina untuk menyelamatkan pemuda tersebut, beberapa saat sebelum meninggal.
Tercatat hingga 5 Februari 2016, tentara Zionis Israel telah membantai 33 anak Palestina berusia di bawah 17 tahun sejak meletusnya gerakan Intifadah jilid III sejak 4 bulan kemarin.
Sementara itu dalam sanggahannya, Israel Defence Force menerangkan bahwa pemuda Palestina yang ditembak mati pada Jum’at pagi dituding akan melakukan pelemparan bom molotov ke posko militer.
Disisi lain, 4 pemuda Palestina lainnya dilaporkan terluka ditembak tentara Zionis Israel dalam benterokan yang terjadi di kota Qabatiya sebelah barat laut kota Al Quds, setelah pengepungan yang terjadi sejak Kamis (04/02) malam.
Gerakan Intifadah jilid III meletus pada awal bulan Oktober sebagai bentuk kemarahan atas penodaan dan perusakan Masjid Al Aqsha yang dilakukan warga Yahudi dalam kurun waktu 9 bulan pertama di tahun 2015. (Skynewsarabia/Ram)