La Ode Ida: Kami Semua Prihatin Atas Musibah Gempa yang Terjadi di Padang
Jakarta---Di balik isu negatif tentang pelantikan anggota DPR yang serba wah (Kamis, 1/10/09) seakan tak mengabaikan perasaan rakyat yang sedang ditimpa musibah gempa di Padang, ternyata masih ada anggota dewan yang peduli akan rakyat.
La Ode Ida, salah satu pimpinan DPD periode lalu, menuturkan keprihatinannya terhadap musibah yang menimpa masyarakat Sumatera Barat, di sela-sela rapat konsultasi DPR dan DPD, Jumat (2/10/09) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
“Kami semua prihatin mengenai gempa yang terjadi di Padang. Peristiwa itu kan bencana alam yang tak diduga,” ujarnya.
Meskipun begitu, La Ode dan rekan-rekan anggota dewan lainnya tidak bisa berbuat apa-apa sehubungan dengan pelantikan DPR dan DPD yang bersamaan waktunya dengan peristiwa gempa Padang.
“Kami prihatin tapi tidak bisa menghentikan sesuatu yang harus berjalan. Namun, tetap kita mengejawantahkannya dengan mensuplai sesuai dengan keyakinan dan solidaritas kami,” ujar La Ode Ida.
Senada dengan La Ode Ida, Al-Muzzammil Yusuf, Wakil Ketua Komisi III DPR dari F-PKS periode 2004—2009 menyatakan bahwa teman-teman di F-PKS sepakat untuk memberikan sumbangan kepada para korban gempa.
“Para anggota menyumbangkan yang mereka dapatkan sekarang ini. Nanti diatur oleh pimpinan fraksi, tapi jumlahnya belum tahu,” ujar Muzzammil Yusuf.
Dalam konteks keberpihakan terhadap rakyat kecil, salah satu anggota DPR dari Partai Demokrat yang baru dilantik, Usmawarnie Peter, juga menjanjikan bahwa DPR harus tetap berpihak kepada rakyat.
“Anggota dewan kan fungsinya, hak budgeting dan pengawasan. Memastikan suatu anggaran tertentu menguntungkan untuk rakyat atau tidak. Kemudian hak kontrol, pengawasan dari undang-undang yang dibuat. Turun nggak ke masyarakat. Contoh, dalam hal komunikasi dan transportasi,” ujar Usma yang mewakili PD dari Dapil II Lampung.(Ind)