Mantan Buzzer Ungkap Pencitraan Jokowi Masih Pakai Cara Lama: Sudah Mantan, Kok Masih Main Begini?

eramuslim.com - Pernyataan seorang mantan influencer atau buzzer Jokowi menjadi viral dan ramai diperbincangkan. Ia mengungkapkan bahwa strategi politik Presiden ke-7 RI itu kini dianggap semakin kurang rapi.
Salah satu contoh yang disorot adalah mobilisasi massa dan bus yang terparkir tidak jauh dari kediaman Jokowi. Akun X @Boediantar4 membagikan sebuah video yang menampilkan seseorang yang mengaku pernah menjadi bagian dari tim sukses Jokowi.
"Mantan influencernya Jokowi buka kedok mengapa rumah Jokowi diserbu warga untuk salaman dan selfie," tulis @Boediantar4. Unggahan ini menjadi viral dengan mendapatkan 1.100 retweet dan 2.500 tanda suka.
Video tersebut merupakan unggahan ulang dari akun TikTok Didi Lionrich (@didilionrich), yang memiliki 129 ribu pengikut. Beberapa postingannya diketahui sering mengkritik kubu Jokowi. Dalam videonya, Didi Lionrich menyebut bahwa Jokowi kini lebih mirip influencer dibandingkan seorang negarawan.
"Sebenarnya menyedihkan banget nggak sih, udah jadi mantan tapi nggak mau jadi negarawan, malah turun jadi influencer. Saat Bu Mega ada di Italia jadi keynote speaker untuk sebuah event internasional dan saat Pak SBY menikmati waktunya dengan melukis dan menulis buku, Si Jokowi ini yang beda sendiri. Dia pengen ngasih pesan ke publik, walaupun dia sudah jadi mantan, tapi tetap disamperin sama yang katanya rakyat untuk sekadar selfie dan sejenisnya," ujar Didi Lionrich.
Didi Lionrich mengklaim bahwa dirinya memahami cara kerja mobilisasi massa yang dilakukan oleh Jokowi, mengingat ia pernah berada dalam barisannya. Ia menilai strategi yang digunakan masih sama seperti sebelumnya, namun kali ini dianggap lebih berantakan.
"Sebenarnya gue juga curiga, ingat ya, gue dulu pernah ada di barisan dia. Gue tahu permainan mobilisasi massanya kayak gimana, terus ngambil angle buat framing-nya kayak gimana, itu tahu semua. Dan ini baunya sama. Diajak mau ikut, dikasih bingkisan supaya mau ikut, terus angkut pakai bus. Sampai hafal kan gue! Cuma yang bikin gue kaget adalah ternyata cara kerjanya masih sama persis dengan kesalahan yang sama persis. Yaitu apa? Kagak rapi cara mainnya!" sindirnya.
Ia juga menyoroti bahwa Jokowi tampaknya tidak belajar dari kesalahan di masa lalu.
"Mereka kok pada nggak nyadar ya udah banyak mantan orang dalam yang sekarang udah di luar barisan. Bukannya pakai strategi lain malah pakai cara yang lama. Gobl*k," pungkasnya.
Unggahan mengenai pengakuan mantan buzzer Jokowi ini menuai berbagai reaksi dari warganet.
"Iya, aneh juga sih. Kenapa nggak bicara di seminar atau kampus buat ngisi pensiun ya? Nggak cukup otak kah?" cuit @ar**v_r.
"Kalau mantan ordalnya aja sudah buka suara. Kok ya masih banyak buzzeRp cecunguk dan para jongos masih bersedia memuja dan membela," sindir @salahd07.
"Sekarang bongkar-bongkar, padahal dulu sudah nikmati cuannya. Dasar buzzer," balas @*anda_maon.
(Sumber: Suara)