eramuslim

Menlu Turki Ungkap Alasan Diundurnya Negosiasi Damai PBB Di Suriah

Mevlut-CavusogluEramuslim – Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu, mengungkapkan ditundanya pembicaraan negosiasi damai PBB mengenai konflik di Suriah dikarenakan adanya beberapa pihak yang ikut campur ingin mengatur siapa saja kelompok pejuang revolusi yang diperbolehkan ikut dalam pembicaraan Jenewa III.

“Ada sejumlah pihak yang ingin memasukan kelompok teroris seperti Uni Rakyat Perlindungan Kurdi (PKK) dalam pembicaraan damai tertunda yang digagas PBB pada pekan ini,” ujar Mevlüt Çavuşoğlu dalam pernyataan pers setelah pembicaraan dengan Uni Eropa di tingkat menteri pada hari Senin (25/01) kemarin di ibukota Ankara.

Mevlüt Çavuşoğlu melanjutkan, “Kelompok pejuang revolusi yang telah bertemu sebelumnya di ibukota Riyadh pada Desember 2015 kemarin, tidak ingin Uni Rakyat Perlindungan Kurdi menjadi salah satu kelompok perwakilan dalam negosiasi damai dengan rezim Syiah Bashar Al Assad.”

Menurut Mevlüt, sudah menjadi rahasia umum bahwa Uni Rakyat Perlindungan Kurdi adalah bagian dari kelompok setia pendukung rezim Syiah Bashar Al Assad sama seperti milisi-milisi Syiah lainnya bentukan pemerintah Iran.

Mevlüt Çavuşoğlu meminta PBB untuk lebih teliti membedakan antara kelompok moderat dan teroris, serta mengikutsertakan kelompok-kelompok revolusi yang memiliki wilayah kekuasaan luas di Suriah, mengacu pada perbedaan antara Jabhah Nusra dengan Negara Islam.

Pembicaraan damai Jenewa III di Swiss rencananya akan dimulai PBB pada hari Jum’at tanggal 29 Januari mendatang, setelah di undur karena Amerika Serikat dan Rusia belum mencapai kata sepakat mengenai siapa saja kelompok yang diperbolehkan hadir dalam pembicaraan tersebut. (Anatolia/Ram)