Meski Ada Pemblokiran Anggaran IKN, Istana Tegaskan Bakal Tetap Komitmen Lanjut Pembangunan

eramuslim.com - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengonfirmasi bahwa laporan mengenai pemblokiran anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memang benar adanya.
Saat berbicara kepada awak media, Hasan menjelaskan bahwa pemblokiran anggaran pada salah satu kementerian yang terkait dengan pembangunan IKN tidak akan menghambat komitmen pemerintah dalam melanjutkan proyek ibu kota baru tersebut.
"Kalau diblokir itu kan bukan berarti anggarannya gak ada kan? Anggarannya belum dibuka. Jadi anggarannya ada di OIKN, ada di kementerian," kata Hasan di Kantor PCO, Jumat, 7 Februari 2025.
Ia kembali menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan IKN selama lima tahun ke depan, mengingat anggaran sudah tersedia.
"Anggaran Rp48 triliun komitmen selama 5 tahun ke depan," ujarnya sambil menjelaskan bahwa pembangunan IKN mencakup kawasan inti pusat pemerintahan, gedung yudikatif, dan gedung legislatif.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo pada Kamis, 6 Februari 2025, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum merealisasikan atau menggunakan anggaran pembangunan IKN untuk tahun 2025.
Langkah tersebut diambil menyusul efisiensi anggaran di Kementerian PU yang mencapai Rp81,38 triliun, sehingga anggaran yang tersisa untuk tahun ini hanya sebesar Rp29,57 triliun.
“Realisasi anggaran IKN kayaknya belum ada semua. Kan tadi saya bilang, anggaran kita diblokir semua, (jadi belum bisa) tanya progres,” kata Menteri Dody saat ditemui usai Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat (Raker/RDP) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
(Sumber: RMOL)