eramuslim

Militer Israel Janji, Besok Akan Buka Tiga Perbatasan di Jalur Ghaza

Militer Israel menyatakan akan membuka perbatasan-perbatasan dengan Jalur Ghaza, karena situasinya dinilai sudah mulai kondusif.

Menurut seorang pejabat militer Israel, perbatasan-perbatasa yang akan dibuka adala perbatasan Karni dan Sufa yang menjadi pintu gerbang masuknya bahan-bahan pangan ke Jalur Ghaza, dan perbatasan Nahal Oz yang menjadi pintu masuk pengiriman pasokan bahan bakar dari Israel.

Sejak tercapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Ghaza antara Hamas dan Israel, terjadi beberapa kali tembakan roket dari wilayah Ghaza, yang membuat Israel menutup total perbatasan. Namun roket-roket yang ditembakan para pejuang Palestina itu sebagai balasan atas tindak kekerasan militer Israel baik di Jalur Ghaza maupun di Tepi Barat.

"Setelah mengevaluasi situasi, di mana dalam beberapa hari terjadi tembakan roket. Tapi hari Selasa kemarin tidak ada lagi tembakan roket sehingga kami memutuskan untuk membuka kembali perbatasan-perbatasan, " kata juru bicara militer Israel, Peter Lerner.

Sementara itu, kementerian dalam negeri Hamas mengatakan, hari Rabu ini akan masuk ke Jalur Ghaza lima truk berisi bahan bakar, gandum, makanan ternak dan barang-barang kebutuhan lainnya, termasuk bahan baku semen untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak di Ghaza.

Selama penutupan perbatasan, pihak Israel hanya mengizinkan kendaraan-kendaraan yang membawa barang-barang bantuan untuk tujuan kemanusiaan. Menurut kementerian dalam negeri Palestina di Jalur Ghaza, setelah perbatasan dibuka kembali besok, sedikitnya 25 warga Palestina yang menderita sakit keras akan dibawa ke rumah-rumah sakit di Israel untuk mendapatkan perawatan. (ln/bbc)