Pakar Yahudi: Tidak Akan Ada Rekonsiliasi Palestina Selama Mahmoud Abbas Masih Hidup
Eramuslim – Pakar strategis Zionis Israel untuk urusan Arab, Yoni Ben-Menachem, mengatakan bahwa Presiden Mahmoud Abbas tidak akan pernah tertarik rekonsiliasi dengan Hamas karena adanya agenda pribadi terkait kekuasaan.
Pernyataan ini dilontarkan Yoni Ben-Menachem dalam sebuah artikel terbitan “News One” pada akhir pekan kemarin, menanggapi upaya bersama Mesir dan Qatar untuk membentuk pemerintahan konsensus nasional Palestina pasca kemenangan Hamas di pemilu legislatif tahun 2006.
“Bagi Hamas rekonsiliasi adalah cara sah dan legal untuk mendapatkan legitimasi kekuasaan di Tepi Barat. Sedangkan Abbas lebih memilih untuk menggagalkan upaya ini karena mereka tidak ingin berbagi kekuasaan di Barat,” ujar Yoni dalam artikelnya.
Yoni menambahkan, “Menggagalkan upaya rekonsiliasi adalah cara untuk menjaga Tepi Barat tetap di kuasai oleh Fatah dan Abbas, sehingga keputusan apapun di wilayah tersebut akan tetap eksklusif dipegang oleh Fatah dan Abbas.”
Akan tetapi Yoni mengingatkan bahwa saat ini di dalam tubuh Fatah terjadi gejolak internal yang sangat dahsyat terkait siapa pemimpin Palestina setelah Abbas meninggal, terlebih hingga saat ini tidak ada tokoh kuat di Fatah yang dapat mendominasi organisasi seperti yang saat ini dilakukan Abbas. (Rassd/Ram)