Pakistan Kembali Diguncang Bom

Serangan bom maut semakin sering terjadi di wilayah Pakistan. Sedikitnya 20 orang tewas akibat serangan bom di Dera Ghazi Khan, Pakistan tengah, kata aparat. Sebanyak 50 orang lain terluka akibat ledakan yang menyebabkan sejumlah bangunan rusak berat.

Ledakan yang diperkirakan berasal dari bom mobil itu, terjadi di sebuah pertokoan, di dekat kediaman seorang politisi yang diduga menjadi sasaran. Rumah sang politisi rusak, tetapi dia sendiri sedang berada di luar rumah ketika serangan terjadi. Beberapa gedung lain hancur lebur dan beberapa orang terjebak di bawah reruntuhan.

Pakistan akhir-akhir ini dilanda serentetan serangan yang menelan ratusan korban jiwa dan korban luka. Wartawan BBC Alem Maqbool di Islamabad mengatakan, Dera Ghazi Khan berada di kawasan yang dekat dengan wilayah tempat militer Pakistan melancarkan serangan terhadap Taliban. Pemerintah Pakistan menyatakan bahwa operasi tersebut berjalan lancar, tapi banyak warga Pakistan khawatir orang-orang militan berhasil lolos ke kota-kota di bertetangga, termasuk Dera Ghazi

Polisi yakin ledakan ditimbulkan oleh bom mobil. Daya ledak bom tersebut menghancurkan toko dan bangunan-bangunan lain. "Seluruh pasar ambruk," tutur Raza Khan, warga lokal lokal kepada kantor berita Associated Press. "Ada asap dan orang lari tunggang langgang."

Mesin berat, termasuk derek dan buldozer, dikerahkan untuk menyingkirkan bongkahan beton dari lokasi ledakan di tengah kekhawatiran beberapa orang terkurung di bawah puing-puing. Seluruh rumah sakit setempat memberlakukan keadaan darurat.
Pejabat kesehatan distrik Dr Pervez Haider Altaf mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa warga masih mencari korban hidup. Wakil Inspektur Kepolisian Dera Ghazi Khan Jenderal Mubarak Ali Athar, yang telah mengunjungi TKP, menyatakan, insiden tersebut mungkin serangan bunuh diri. (m/bbc)