Pasca Kejatuhan Assad, Arab Saudi Kirim Bantuan Besar ke Suriah: Sudah 15 Pesawat Mendarat

eramuslim.com - Pesawat Arab Saudi yang membawa bantuan kemanusiaan tiba di Damaskus, Suriah, pada Rabu, 29 Januari 2025. Pengiriman ini merupakan bagian dari upaya bantuan yang dilakukan Arab Saudi untuk Suriah pasca jatuhnya rezim Bashar al-Assad.
Menurut kantor berita pemerintah Saudi, SPA, pesawat tersebut membawa berbagai kebutuhan penting, termasuk makanan, tempat tinggal, dan perlengkapan medis, untuk membantu rakyat Suriah.
Pengiriman ini menandai pesawat ke-15 yang dikirim oleh Kerajaan Saudi ke Suriah sejak kejatuhan Assad bulan lalu.
"Pesawat bantuan, yang dioperasikan oleh Pusat Bantuan dan Kemanusiaan Raja Salman, menggarisbawahi komitmen jangka panjang Arab Saudi untuk mendukung negara-negara selama masa-masa sulit," ujar SPA.
Berdasarkan laporan ANews, sejak 2011, Arab Saudi telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari US$ 856,89 juta (Rp13,8 triliun) kepada rakyat Suriah.
Sementara itu, Bank Dunia dalam laporannya pada Mei 2024 mengungkapkan bahwa 27 persen warga Suriah—atau sekitar 5,7 juta orang—hidup dalam kemiskinan ekstrem akibat krisis ekonomi berkepanjangan, yang membuat banyak dari mereka kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Bashar al-Assad, yang telah memimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim berhasil merebut Damaskus pada 8 Desember lalu, mengakhiri kekuasaan keluarganya yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Sejak peristiwa tersebut, berbagai negara, termasuk Turki, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Yordania, telah mengadakan kampanye bantuan untuk mendukung rakyat Suriah.
(Sumber: Viva)