eramuslim

Pejabat Israel Tak Berani Lagi ke Eropa

Pemerintah Israel akan membatasi perjalanan pejabatnya ke wilayah Eropa karena khawatir mereka akan ditangkap atas tuduhan kejahatan perang. Israel mempertimbangkan kebijakan itu menyusul makin menguatnya dukungan dunia internasional terhadap hasil laporan tim pencari fakta PBB yang menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan kejahatan perang dalam agresi brutalnya ke Jalur Gaza selama 22 hari pada bulan Januari 2008.

Juru bicara militer Israel Avital Leibovitz pada harian Washington Times menyatakan, saat ini tidak ada penasehat khusus maupun para perwira yang melakukan perjalanan ke Eropa, meski perjalanan itu sudah mereka rencanakan sebelumnya. Menurutnya, militer Israel, kementerian luar negeri dan otoritas berwenang lainnya masih membahas kemungkinan diberlakukannya pembatasan rencana perjalanan bagi para pejabat senior Israel ke Eropa.

Laporan tim pencari fakta PBB yang dipimpin Richard Goldstone membuat Israel tak berkutik dan panik. Israel diberi waktu enam bulan untuk melakukan penyelidikan independen terkait kejahatan perang itu. Jika Israel gagal melakukan penyelidikan, PBB akan meneruskan laporan tersebut ke Pengadilan Kriminal Internasional. Kalau itu terjadi, para pejabat pemerintah dan militer Israel harus siap menghadapi kemungkinan ditangkap saat melakukan perjalanan ke luar negeri. (ln/prtv)