Pencabutan Blokade Seluruh Daerah Suriah Jadi Syarat Utama Negosiasi Damai
Eramuslim – Dewan Negosiasi Koalisi Nasional Suriah menegaskan bahwa pencabutan blokade kota-kota di Suriah adalah syarat utama jika rezim Bashar Al Assad ingin memulai upaya perundingan damai “Jenewa 3”.
Pernyataan ini dikatakan juru bicara Dewan Negosiasi Koalisi Nasional Suriah, Riyadh Hijab, dalam keterangan persnya pada hari Rabu (20/01) kemarin, seraya mengancam tidak akan hadir dalam pembicaraan damai yang diprakarsai oleh PBB jika pra-syarat tersebut belum dilaksanakan.
“Kelompok revolusi tidak akan pernah bernegosiasi dalam pembicaraan damai manapun dengan rezim Bashar Al Assad, sementara rakyat kami mati akibat klokade dan pengepungan yang dilakukannya bersama milisi Syiah Irah dan Hizbullah Lebanon,” ujar Riyadh Hijab kepada wartawan.
Sementara itu dalam konteks terkait, Riyadh Hijab menuding adanya upaya dari Rusia dan rezim Bashar Al Assad untuk menggagalkan keikutsertaan sejumlah perwakilan kelompok nasional Suriah dalam pembicaraan damai yang diprakarsai oleh PBB, dengan menolak kehdiran sejumlah delegasi yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Moskow dan Damaskus.
Perundingan Jenewa 3 yang akan digelar PBB pada hari Senin 25 Januari pekan depan terancam akan mengalami penundaan, bahkan batal, dikarenakan belum disepakatinya kelompok mana saja yang ikut dalam pembicaraan damai tersebut. (Rassd/Ram)