Perancis Isyaratkan Ikut Bergabung Dalam Operasi Militer di Libya
Eramuslim – Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius, mengisyaratkan keinginan negaranya untuk ikut berpatisipasi dalam operasi militer koalisi internasional terhadap mujahidin Islam di Libya, ditengah keberhasilan kelompok pejuang Islam menguasai sebagaian besar sumber daya alam.
“Ada sejumlah pihak yang menginginkan Paris ikut ambil bagian dalam operasi militer yang akan dipimpin Italia di Libya, akan tetapi saya tekankan bahwa pemerintah belum bersikap apapun mengenai krisis yang kini melanda negara tersebut,” ujar Laurent Fabius disela pembicaraan Roma pada hari Selasa (02/02).
Laurent Fabius melanjutkan, “Paris akan tetap dalam posisinya menyerukan pembentukan pemerintah persatuan nasional yang diakui oleh parlemen dan dunia internasional, sebagai langkah awal menyelesaikan perang saudara di negeri tersebut.”
Italia, Inggris dan Amerika Serikat menjadi 3 negara pertama anggota koalisi internasional yang menginginkan perlunya operasi militer asing di Libya, setelah pemerintahan sementara gagal mempertahankan sejumlah daerah yang kaya dengan minyak dan gas.
Tercatat 6 ribu tentara Italia dan 1.000 pasukan Inggris telah disiapkan kedua negara jika sewaktu-waktu pemerintahan sementara mengizinkan adanya intervensi asing di Libya. (Rassd/Ram)