Pidato Presiden Senegal Yang Menyentuh Hati Dunia
Eramuslim - Presiden Senegal, Bassirou Diomaye Faye, langsung terkenal sebagai pemimpin negara yang disukai banyak orang di dunia.
Hal ini karena presiden yang masih muda, dilahirkan pada 25 Maret 1980, mengucapkan sebuah pidto yang benar-benar menyentuh hati. Tidak saja hati rakyat Senegal, tapi juga miliaran orang di dunia.
Dalam pidatonya, Bassirou Diomaye Faye mengatakan, "Saya tidak ingin foto-foto saya ada di kantor kalian, karena saya bukan dewa, bukan pula ikon, tetapi saya adalah pelayan bagi bangsa.
Sebaliknya, Pajanglah foto anak-anakmu, sehingga kamu akan melihatnya setiap kali hendak mengambil keputusan.
Dan jika godaan untuk melakukan kejahatan seperti korupsi muncul, perhatikan baik-baik foto keluargamu dan tanyakan Apakah mereka pantas menjadi keluarga pencuri yang telah mengkhianati bangsa?"
Bassirou Diomaye Faye adalah seorang politikus dan mantan inspektur pajak. Dia juga mantan Sekjen PASTEF yang dibubarkan lalu memenangkan pemilihan presiden 2024 menggantikan kandidat Ousmane Sonko yang didiskualifikasi.
Apa yang diucapkan ini benar-benar menyentuh hati banyak orang.
Di saat para pejabat berlomba-lomba narsis dengan memajang fotonya di mana-mana, bahkan di negara yang katanya Pancasilais, tapi seorang anak muda bernama Diomaye Faye telah mendobrak tradisi feodal ini dan mengatakan sebuah kebenaran.
Buat apa memajang foto-foto pejabat yang bermasalah, yang mengangkangi atau mengobrak-abrik konstitusi dan perundang-undangan. Tak ada teladan dalam diri mereka dan tak pantas foto mereka dipajang di mana pun, kecuali di rumahnya sendiri. [jk]