Pilot Jerman Dilatih di Israel untuk Operasikan Pesawat Drone
Beberapa pilot Jerman yang merupakan bagian dari operasi NATO di Afghanistan saat ini berada Israel untuk mengikuti pelatihan menjalankan pesawat tanpa awak drone yang merupakan pesawat pengintai khusus.
Para pakar dari negara Yahudi akan membantu melatih pilot-pilot Jerman dalam mengoperasikan pesawat drone untuk melindungi pasukan darat dan konvoi pasukan Jerman di Afghanistan.
Menurut sumber Jerman, para pilot Jerman terlihat berada di pangkalan udara Ein Shemer Israel, untuk mendapatkan pelatihan intensif mengenai pengoperasian pesawat terbang Israel Heron yang khusus dipakai dalam melaksanakan misi spionase.
Sumber-sumber menunjukkan bahwa meningkatnya serangan mujahidin di Afghanistan dan banyaknya bom improvisasi yang ditanam dan alat peledak, membuat Jerman harus meminta transfer pengalaman pendudukan Zionis dalam menghadapi perlawanan rakyat Palestina.
Jerman telah memerintahkan digunakannya armada kecil dari pesawat drone Heron dari Israel Aerospace Industries untuk membantu operasi militer jerman di Afghanistan.
Salah satu pilot dalam pelatihan - yang diidentifikasi sebagai Mayor C untuk menjaga kerahasiaan militer - mengatakan bahwa memiliki drone di Afghanistan akan sangat berharga. "Kebutuhan terhadap drone untuk melindungi pasukan darat kami, seperti untuk melindungi konvoi," kata Mayor C tersebut kepada Reuters.
Jerman memiliki kontingen terbesar ketiga di Afghanistan dalam pasukan NATO dengan 4.300 personel. (fq/islamtoday)