Potret Langka Ka’bah Tanpa Kiswah
Eramuslim – Umat Islam yang pernah menunaikan ibadah haji ataupun umrah, tentunya dapat melihat langsung bagaimana penampakan Ka’bah yang menjadi pusat kiblat saat menunaikan ibadah shalat.
Meskipun telah datang langsung ke Masjidil Haram, tentunya jamaah haji ataupun umrah jarang sekali melihat penampilan Ka’bah secara langsung tanpa adanya kain penutup kiswah.
Kiswah sendiri merupakan sampul Kakbah yang terbuat dari sutera murni dengan berat sekira 679 kilogram. 10 kilogramnya berlapis perak. Kiswah terdiri dari 47 gulungan dengan masing-masing panjang 14 meter dan lebar 95 sentimeter. Penutup Kakbah ini dibuat di Arab Saudi selama 10 bulan dan menghabiskan biaya sebesar 22 juta riyal.

Di bagian bawah kiswah terdapat beberapa ayat Alquran. Ayat itu berbunyi: "Oh, hiduplah, ya ampun, kasihanilah, syukur kepada Tuhan, Tuhan semesta alam." Selain itu, jahitan kiswah juga terdiri dari benang emas yang mengelilingi seluruh bagian Kakbah.
Manajer umum pabrik pembuat kiswah Kakbah suci Dr. Mohammed Abdullah Bajuda mengatakan bahwa kiswah mengalami pergantian setiap tahun, dari kiswah yang lama ke kiswah yang baru.
Pergantian tersebut dilakukan pada setiap 9 Dzulhijjah dari kalender Islam, yaitu saat jamaah haji berjalan ke Bukit Arafah pada musim haji. Proses pergantian tersebut berlanjut sampai doa Asr. (Okz)