Prabowo Tegas Bantah Isu RUU TNI Bangkitkan Dwifungsi Abri: Come On, Nonsense Itu!

eramuslim.com - Presiden Prabowo Subianto secara terbuka membantah anggapan bahwa revisi Undang-Undang (RUU) TNI bertujuan untuk menghidupkan kembali dwifungsi ABRI. Ia menegaskan bahwa tidak ada rencana ke arah tersebut.
"Tidak ada niat TNI mau dwifungsi lagi, come on, nonsense itu saya katakan. tidak ada niat," kata Prabowo saat berbincang dengan tujuh pemimpin redaksi media di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/4).
Ia menjelaskan bahwa percepatan pembahasan RUU TNI murni dimaksudkan untuk memperpanjang usia pensiun sejumlah perwira tinggi.
Menurut Prabowo, saat ini TNI menghadapi persoalan terkait singkatnya masa jabatan di tingkat pimpinan. Kondisi ini, menurutnya, memengaruhi efektivitas organisasi.
"RUU TNI dipecepat karena kita mengalami suatu fenomena. Panglima TNI satu tahun ganti. Kasad satu tahun. kan posisinya habis. Waktu dia untuk karyanya, begitu mau dipakai, usia habis. Gimana kita bisa punya suatu organisasi yang pemimpinnya ganti satu tahun. Inti dari RUU TNI sebetulnya hanya memperpanjang usia pensiun beberapa perwira tinggi," bebernya.
Soal isu dwifungsi ABRI, Prabowo mengajak publik melihat kembali latar belakang sejarahnya. Ia menyebut bahwa kebijakan itu muncul karena situasi darurat yang dihadapi bangsa di masa pemerintahan Presiden Soekarno.
"Akhirnya Presiden Bung Karno waktu itu mengatakan darurat perang. Kita jangan lihat kondisi sekarang," ucapnya.
(Sumber: Merdeka)