eramuslim

Presiden Erdogan Wajibkan Perempuan Turki Punya Anak Minimal 3

[caption id="attachment_133893" align="alignnone" width="1200"]COLOGNE, GERMANY - MAY 24: Turkish Prime Minister Recep Tayyip Erdogan throws roses to Turkish expatriates at an event to mark the 10th anniversary of the UETD, the Union of European Turkish Democrats, at the Lanxess Arena on May 24, 2014 in Cologne, Germany. Erdogan faces Turkish presidential elections in August and his critics have lambasted him for his handling of the recent mine catastrophe at Soma. (Photo by Sascha Schuermann/Getty Images) COLOGNE, GERMANY - MAY 24: Turkish Prime Minister Recep Tayyip Erdogan throws roses to Turkish expatriates at an event to mark the 10th anniversary of the UETD, the Union of European Turkish Democrats, at the Lanxess Arena on May 24, 2014 in Cologne, Germany. Erdogan faces Turkish presidential elections in August and his critics have lambasted him for his handling of the recent mine catastrophe at Soma. (Photo by Sascha Schuermann/Getty Images)[/caption]

Eramuslim – Setelah meminta wanita Turki untuk memiliki banyak keturunan dalam pidato di stasiun televisi pemerintah pada 30 Mei kemarin, kali ini Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta wanita di negaranya untuk memiliki minimal 3 anak atau lebih.

Permintaan ini dikatakan Erdogan dalam pidatonya di acara pembukaan kantor baru Asosiasi Wanita Turki pada hari Minggu (05/06) kemarin, seperti dilansir kantor berita Perancis “AFP”.

“Kehidupan seorang wanita tidak akan lengkap kecuali memiliki banyak anak,” ujar Erdogan seraya mendukung partisipasi kaum wanita dalam berkerja asalkan tidak melupakan fitrah mereka untuk membangun sebuah keluarga.

Erdogan melanjutkan, “Penolakan wanita dari kodratnya sebagai ibu adalah penolakan terhadap kodrat kemanusiaan. Saya berdoa agar setiap keluarga memiliki sedikitnya tiga anak, karena keluarga yang kuat akan menjadi pendukung negara yang kuat.”

Data statistik tahun 2015 menunjukan jumlah penduduk Turki mencapai angka 79 juta orang. (Skynewsarabia/Ram)