eramuslim

Purnawirawan Jenderal TNI-Polri Juga Menyoal TKA Cina

Eramuslim - Ratusan Purnawirawan Jenderal dan Perwira Tinggi TNI-Polri juga menyoroti masalah Tenaga Kerja Asing, dalam hal ini TKA Cina.

Beberapa waktu lalu, ratusan purnawirawan TNI-Polri mengeluarkan pernyataan sikap, ada delapan butir,  yang menegaskan komitmen mereka terhadap tegaknya prinsip-prinsip dasar hukum dan tata pemerintahan Indonesia.

Dalam dokumen bertajuk "PERNYATAAN SIKAP PURNAWIRAWAN PRAJURIT TNI," mereka menggarisbawahi delapan butir maalah krusial yang mencerminkan pandangan mereka terhadap isu-isu terkini di Indonesia. Salah satunya, mereka menyoal masalah tenaga kerja asing asal Cina.

Dalam dokumen itu tertulis, "Menghentikan tenaga kerja asing Cina yang masuk ke wilayah NKRI dan mengembalikan tenaga kerja Cina ke Negara asalnya."

Seperti diketahui, salah satu janji Pilpres 2014, Jokowi yang saat itu bergandengan dengan Ma'ruf Amin menjanjikan membuka 10 juta lapangan pekerjaan baru. Namun dalam kenyataannya, yang ada malah PHK di mana-mana.

Yang datang mengalir masuk ke Indonesia malah TKA-TKA dari RRC, sehingga banyak yang curiga jika janji Jokowi itu sebenarnya ditujukan bukan kepada rakyat Indonesia.

Menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan RI per September 2024, seperti dilansir GoodStats, jumlah tenaga kerja asing di Indonesia mencapai 133.979 orang.

Angka tersebut meroket 83,4 persen dibandingkan dengan 73.011 orang pada tahun 2023.

Cina tetap menjadi negara asal dengan jumlah TKA terbanyak, mencapai 72.667 orang atau 54,26 persen dari total TKA. Angka ini naik tajam dari 33.072 pekerja pada tahun 2023, mencatat kenaikan hampir 119,7 persen. Ini yang tercatat, karena diduga yang masuk secara diam-diam lebih banyak lagi.

Jepang menempati posisi kedua, disusul, negara non-Asia, Australia dan Amerika Serikat masing-masing mencatat kehadiran 2.323 dan 2.269 pekerja. Inggris juga turut andil dengan 1.918 tenaga kerja asing.

Dan yang membedakan TKA asal Cina dengan negara-negara lainnya, tenaga kerja asing asal Cina ternyata juga masuk ke jenis-jenis pekerjaan kasar seperti sopir dan lainnya, yang sebenarnya dilarang untuk dimasuki oleh TKA.[hk]