Rekor Baru: Utang Pemerintah Indonesia Tembus 6.000 Triliun!
Eramuslim.com - Utang Indonesia semakin hari semakin bertumbuh dengan pesat. Walau dalam janji pilpresnya Jokowi pernah berucap tidak akan ngutang karena uang di Indonesai masih banyak, namun dalam realitanya pemerintah sekarang malah menjadi rezim terbanyak yang ngutang. Pe hari ini, jumlah total utang pemerintah sudah tembus Rp.6.000 Triliun. Angka yang sulit untuk dibayangkan. Namun sikap pemerintah sepertinya tetap saja menganggap remeh.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan utang pemerintah masih aman dan terkendali kendati sudah menyentuh angka tersebut. LBP bilang, utang Rp6.000 triliun sebagai utang produktif dengan rasio utang normal di bawah 60% dari produk domestik bruto (PDB).
"Itu (utang) adalah proyek-proyek dari pemerintah yang strategis. Itu dimana-mana dilakukan, Jadi kalau utang kita Rp6.000 triliun, selama itu adalah utang produktif dan bisa membangun dan rakyat menikmatinya dan kita bisa kembalikan kenapa jadi masalah," kata Luhut.
Luhut menyampaikan bahwa utang tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga kalau ada yang mengkritisi utang besar sekali itu perlu data-data valid agar tidak salah paham. "Kritiklah pemerintah dengan data-data yang jernih, agar tidak salah paham dan tidak membuat kabar atau berita-berita yang tidak baik," jelasnya.
Dia mengatakan bahwa ekonomi RI terus bangkit didorong transformasi digital ekonomi dan terus berbenah yang awalnya bergantung pada komoditas menuju ke industri bernilai tambah. "Berbagai progress program hilirisasi akan memperkuat struktur perekonomian Indonesia, lebih tahan menghadapi tantangan ekonomi global dan lebih merata," kata dia.[bs]